Ponticity post author elgiants 06 Juli 2026

Forprov II KORMI Kalbar Resmi Bergulir, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Budaya Hidup Sehat

Photo of Forprov II KORMI Kalbar Resmi Bergulir, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Budaya Hidup Sehat

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, secara resmi membuka Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Barat di Mess Daerah Kota Singkawang, kemarin.

Pembukaan Forprov II berlangsung meriah dengan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat yang juga Ketua KORMI Kalbar Harisson, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, para kepala daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, jajaran pengurus KORMI, kontingen peserta, official, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Ajang olahraga masyarakat terbesar di Kalbar ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, membangun budaya hidup sehat, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui aktivitas olahraga rekreasi.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengajak seluruh peserta menjadikan Forprov II sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan, bukan sekadar mengejar gelar juara.

Menurutnya, hakikat olahraga masyarakat jauh lebih luas dibandingkan sebuah kompetisi. Olahraga menjadi media membangun kesehatan, menghadirkan kebahagiaan, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

“Bertandinglah dengan menjunjung tinggi sportivitas. Yang menang jangan terlalu berbangga, dan yang kalah jangan bersedih. Olahraga masyarakat ini bertujuan untuk bergembira bersama, mempererat persaudaraan, serta menjaga persatuan dan kesatuan,” pesan Norsan.

Ia berharap seluruh peserta mampu menikmati setiap rangkaian pertandingan dengan penuh kegembiraan dan menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman yang mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai daerah.

Menurut Norsan, penyelenggaraan Forprov II KORMI menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota untuk saling mengenal sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.

Ia menilai olahraga masyarakat mampu menjadi perekat sosial yang efektif karena dapat diikuti seluruh kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Karena itu, Forprov diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial dua tahunan, tetapi mampu mendorong masyarakat semakin aktif berolahraga dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita manfaatkan kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan di antara kita. Selamat bertanding, junjung sportivitas, dan nikmati keramahan Kota Singkawang yang luar biasa, termasuk kulinernya yang terkenal,” ujarnya.

Sementara itu Sekda Kalbar yang juga merupakan Ketua KORMI Provinsi Kalbar, Harisson, menegaskan Forprov II bukan sekadar ajang perlombaan antarkontingen.

Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat melalui olahraga masyarakat yang bersifat rekreatif, edukatif, dan menyenangkan.

Menurutnya, olahraga masyarakat harus menjadi bagian dari gaya hidup seluruh warga Kalimantan Barat, mulai dari anak-anak hingga kelompok lanjut usia.

“Forprov adalah momentum untuk menghidupkan budaya olahraga masyarakat. Kita ingin olahraga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang dapat dinikmati semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia,” ujarnya.

Ia mengatakan, semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam berolahraga akan memberikan dampak positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan produktivitas.

Karena itu, KORMI terus mendorong berbagai komunitas olahraga masyarakat agar semakin berkembang dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Harisson juga menilai penyelenggaraan Forprov memberikan dampak yang jauh lebih luas dibandingkan sektor olahraga semata.

Ribuan peserta, pendamping, dan tamu yang hadir di Singkawang diperkirakan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, Forprov juga menjadi sarana promosi pariwisata Kota Singkawang yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini akan menggerakkan sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi masyarakat. Forprov bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi,” katanya.

Menurut Harisson, sinergi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi konsep yang terus didorong KORMI agar setiap penyelenggaraan event mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Forprov II KORMI, Pemerintah Provinsi Kalbar berharap budaya olahraga masyarakat semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Semangat kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan yang tercipta selama festival diharapkan menjadi energi positif dalam membangun masyarakat Kalbar yang sehat, aktif, produktif, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda