Partai Hanura terus memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan merekrut sejumlah tokoh berpengalaman untuk memperbesar basis dukungan di daerah.
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Refafi Gah, secara resmi mengukuhkan empat mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai kader baru Partai Hanura. Prosesi pengukuhan berlangsung di Sekretariat DPC Partai Hanura Sumba Barat Daya, Jumat (3/7/2026), ditandai dengan penyematan jaket kebesaran Partai Hanura berwarna kuning.
Dalam kegiatan tersebut, Refafi Gah didampingi Ketua DPC Partai Hanura Sumba Barat Daya, Yohanes Ngongo, beserta jajaran pengurus.
Empat tokoh yang resmi bergabung yakni mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Sumba Barat Daya Lukas Ngongo Gadi, mantan Camat Kodi Bangedo Anderias Jaka Mere, mantan Kepala Desa dua periode Agustinus Ndara Wunda, serta mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumba Barat Daya Didimus Pati Mete.
Bergabungnya keempat mantan pejabat tersebut dinilai menjadi tambahan kekuatan bagi Partai Hanura dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 maupun Pilkada 2031.
Sehari setelah pengukuhan, Refafi Gah bersama Yohanes Ngongo kembali menegaskan komitmen partainya dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput saat memberikan keterangan di Hotel Ella, Sumba Barat Daya, Sabtu (4/7/2026).
Refafi menjelaskan, kunjungannya ke Pulau Sumba merupakan bagian dari agenda reses sekaligus safari politik untuk memastikan konsolidasi partai berjalan optimal di seluruh wilayah NTT.
Menurutnya, DPC Partai Hanura Sumba Barat Daya menunjukkan perkembangan yang cukup baik melalui penguatan kepengurusan hingga tingkat anak ranting. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Saya optimistis dengan persiapan yang dilakukan Ketua DPC bersama seluruh jajaran. Konsolidasi berjalan baik sampai ke tingkat bawah dan ini menjadi modal besar untuk meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu mendatang,” ujar Refafi.
Ia menambahkan, strategi Partai Hanura adalah menempatkan kader-kader terbaik di setiap daerah pemilihan agar mampu bersaing dan memperoleh dukungan masyarakat secara maksimal.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Sumba Barat Daya, Yohanes Ngongo, mengatakan konsolidasi internal terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Menurutnya, penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui pembentukan struktur kepengurusan, tetapi juga dengan merekrut tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Kami terus melakukan konsolidasi dan mempersiapkan kader-kader terbaik di setiap daerah pemilihan. Target kami adalah meningkatkan perolehan kursi DPRD Sumba Barat Daya pada Pemilu mendatang,” kata Yohanes.
Ia meyakini bergabungnya empat mantan pejabat tersebut akan semakin memperkuat kapasitas Partai Hanura dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperbesar peluang meraih dukungan pada pesta demokrasi yang akan datang. (net)