SINGKAWANG SP - Pemadaman listrik secara bergilir masih terjadi di Kota Singkawang hingga hari ini.
Hal.itu tentu memicu keluhan meluas dari warga. Karena pemadaman ini dinilai tak hanya sekedar mengganggu aktivitas rumah tangga saja, tetapi juga dapat memukul urat nadi perekonomian daerah yang menyebabkan kerugian finansial bagi para pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), menngingat Singkawang adalah kota jasa dan pariwisata yang merupakan daerah tujuan wisata kalimantan barat.
Anggota DPRD Singkawang dari Partai Gerindra, Harry Sarasati Widha S mengatakan, berdasarkan pantauannya di lapangan menunjukan aktivitas ekonomi di sejumlah kawasan pusat usaha Kota Singkawang seperti pasar hongkong dan pelaku usaha kecil mulai dari warung makan, kedai kopi, industri rumahan, belum lagi masalah bahan baku makanan yang membusuk di lemari pendingin sehingga mengalami kerugian dan omzet turun drastis. Peralatan listrik rumah tangga dan hewan peliharaan yang tergantung pada kelistrikan dan lain-lain.
"Terkait hal ini siapa yang mau bertanggungjawab atas kerugian finansial yang harus di tanggung masyarakat," kata Harry, Sabtu (4/7).
Ketua Komisi 2 DPRD Singkawang ini mengungkapkan, di era digitalisasi ekonomi seperti sekarang, begitu mati listrik berjam-jam seluruh ekonomi mikro ikut macet dan kerugian ini nyata dari sisi finansial masyarakat bukan sekedar ruang yang gelap.
Dia meminta PLN Singkawang harus transparansi dan mitigasi solusi cepat agar jangan sampai berlarut-larut dan juga melakukan hak konsumen.
Menurutnya, masyarakat Kota Singkawang selalu patuh membayar tagihan listrik setiap bulan, dan jika telat sedikit saja langsung dikenakan denda atau pemutusan.
"Jadi sudah sepatutnya ketika PLN gagal memberikan hak masyarakat, PLN juga harus jantan memberikan konpensasi atas kerugian ekonomi warga Kota Singkawang," pintanya.
Pantauan media ini, sebagian wilayah Kota Singkawang yang mengalami padam listrik dari pagi hingga siang ini, meliputi Jalan Alianyang, Pelangi, Terminal Induk, Kuala, Yos Sudarso dan A Yani.
Sementara berdasarkan pengumuman yang disampaikan pihak PLN Singkawang melalui media sosial, pemadaman bergilir yang terjadi di wilayah tersebut dimulai dari pukul 8.30 sampai 15.30 WIB. (rud)