PONTIANAK, SP – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar ) hari ini resmi memulai babak baru kepemimpinan. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026, Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar resmi ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Kapolda Kalbar yang baru.
Irjen Alberd menggantikan Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto yang dijadwalkan dalam waktu dekat ini akan digeser menjadi Kapolda Jawa Barat.
Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri hari ini Sabtu 4 Juli 2026 menandai transisi strategis demi memperkuat soliditas institusi kepolisian, khususnya di wilayah hukum Kalimantan Barat.
Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan langkah berkesinambungan untuk memastikan dinamika organisasi tetap berjalan optimal. Kadiv Humas Polri menegaskan bahwa pergeseran posisi ini didasarkan pada kebutuhan penguatan kerja kewilayahan serta apresiasi atas dedikasi para perwira tinggi.
"Kepercayaan yang diberikan negara harus dijawab dengan kinerja yang semakin optimal. Momentum ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan Polri yang responsif, humanis, profesional, serta semakin dipercaya masyarakat," ujar pihak Mabes Polri dalam keterangannya.
Profile
Kehadiran jenderal bintang dua ini membawa ekspektasi besar bagi publik Bumi Khatulistiwa. Pasalnya, Irjen Pol Alberd Teddy bukanlah orang baru di dunia penegakan hukum strategis nasional. Ia dikenal memiliki rekam jejak yang sangat kuat di bidang reserse kriminal serta penanganan kejahatan keuangan lintas negara.
Lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 14 November 1971, Irjen Pol Alberd Teddy merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1993. Ia tumbuh dan matang di jalur Reserse, sebuah fungsi kedinasan di Polri yang menuntut ketajaman analisis, integritas, dan ketegasan.
Sebelum mendapat amanah memimpin Polda Kalbar, ia bertugas sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri yang mendapat penugasan khusus di luar struktur, yakni sebagai Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pengalaman di lembaga intelijen keuangan ini membuatnya sangat piawai dalam melacak aliran dana ilegal, tindak pidana korupsi, hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Berikut adalah sejumlah jabatan strategis yang pernah diemban oleh Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar selama berkarier di antaranya Kapolres Karo (Polda Sumatra Utara), Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, Kasubdit V Ditpididum Bareskrim Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, Karoratma Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kapolda Kalimantan Barat (2026).
Karier Irjen Pol Alberd Teddy mencerminkan kombinasi langka antara kemampuan taktis lapangan dan diplomasi penegakan hukum. Saat menjabat di Divhubinter Polri, ia banyak terlibat dalam kerja sama kepolisian internasional (Interpol), penanganan kejahatan transnasional (transnational crimes), serta ekstradisi buronan kelas kakap.
Kemampuan tersebut kemudian diperkuat saat ia memimpin PPATK. Di lembaga tersebut, ia berada di garda terdepan dalam menjaga integritas sistem keuangan Indonesia dari rongrongan kejahatan kerah putih (white-collar crime), penyelundupan, hingga pendanaan terorisme.
Tantangan Baru di Bumi Khatulistiwa
Sebagai Kapolda Kalbar yang baru, Irjen Pol Alberd Teddy dihadapkan pada karakteristik wilayah Kalimantan Barat yang unik dan menantang. Wilayah ini berbatasan langsung darat dan laut dengan Malaysia, yang membuat Kalbar rawan terhadap isu-isu kejahatan lintas batas (border crimes), seperti: Penyelundupan narkoba jaringan internasional, Perdagangan orang (human trafficking), Kebocoran komoditas ilegal (illegal logging dan illegal mining) dan Pengamanan menjelang kontestasi politik lokal agar tetap kondusif.
Dengan latar belakangnya di bidang Reserse, Hubinter, dan PPATK, publik Kalbar berharap Irjen Pol Alberd Teddy mampu memperkuat sinergi antarinstitusi, memperketat pengawasan di pintu-pintu perbatasan, serta melakukan penegakan hukum yang transparan, tegas, dan humanis sesuai dengan semangat Polri Presisi.
Masyarakat Kalimantan Barat kini menantikan kiprah dan inovasi sang jenderal dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan mendorong kemajuan ekonomi di provinsi ini.
Pasca-sertijab di Mabes Polri, rangkaian tradisi penyambutan (Welcome and Farewell Parade) dijadwalkan akan segera digelar di Mapolda Kalbar sebagai simbol ucapan selamat datang kepada pimpinan baru dan penghormatan bagi pejabat lama. (bob)