Ponticity post author Kiwi 07 Agustus 2026

Perkuat Kolaborasi SDM Konstruksi Lintas Negara, GJPBS Sarawak Sambangi Dinas PUPR dan Formajakon Kalbar

Photo of Perkuat Kolaborasi SDM Konstruksi Lintas Negara, GJPBS Sarawak Sambangi Dinas PUPR dan Formajakon Kalbar

PONTIANAK, SP - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat bersama Forum Masyarakat Jasa Konstruksi (Formajakon) Kalbar menerima kunjungan resmi delegasi Gabungan Jurutera Perunding Bumiputera Sarawak (GJPBS) Malaysia, Kamis (6/8/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi sumber daya manusia (SDM) sektor konstruksi di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Delegasi GJPBS diterima langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, beserta jajaran pengurus Formajakon Kalbar yang diwakili Sekretaris Umum Tirto Admojo dan Ali Uhan dkk.

Turut hadir perwakilan INKINDO Kalbar, PERKINDO, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kalbar, Forum Insinyur Indonesia (FII) Kalbar, serta alumni teknik sipil dari Universitas Universitas Panca Bhakti (UPB) dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep).

Dalam pertemuan tersebut, GJPBS memperkenalkan organisasinya sebagai wadah profesional bagi konsultan perencana dan praktisi teknik bangunan di Sarawak. Selain itu, mereka menyampaikan sosialisasi terkait agenda Federation of Engineering Institutions of Asia and the Pacific (FEIAP) 2026 bertema "Engineering the Sustainable Transition Through Innovation and Resilience", yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026 di Kuching, Sarawak.

Pihak GJPBS mengungkapkan bahwa Sarawak saat ini mengalami lonjakan pembangunan infrastruktur, sehingga membutuhkan banyak tenaga ahli di bidang perencanaan, pengawasan, hingga manajemen konstruksi.

"Sarawak sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur dan proyek strategis, namun ketersediaan tenaga profesional lokal masih belum mencukupi. Kami membuka peluang kolaborasi agar tenaga profesional dari Kalimantan Barat yang memiliki kompetensi serta sertifikasi resmi dapat berkontribusi di Sarawak sesuai ketentuan yang berlaku," Heidel Heli ujar perwakilan delegasi GJPBS.

Sinergi ini disambut positif oleh pihak tuan rumah. Diskusi difokuskan pada peluang peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, seminar internasional, pertukaran pengetahuan, business matching, hingga penguatan jejaring profesi lintas negara.

"Kerjasama ini merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi daerah perbatasan. Sinergi dengan Sarawak diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta membuka ruang pengabdian yang lebih luas bagi para profesional konstruksi Kalbar di tingkat regional," ungkap Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kelembagaan dalam mendorong program kolaboratif berkesinambungan di bidang jasa konstruksi, pendidikan, dan pengembangan profesi keteknikan. (mul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda