PONTIANAK, SP - Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Ichfany, menegaskan kabar mengenai rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang beredar di media sosial merupakan informasi hoaks dan tidak benar.
Ia memastikan kondisi internal Golkar Kalbar tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, meskipun belakangan muncul berbagai isu yang menyeret nama pimpinan partai di tingkat nasional.
Ichfany menyayangkan pemberitaan yang mengaitkan Bahlil dengan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, informasi yang berkembang perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan spekulasi yang berpotensi mengganggu soliditas organisasi.
“Kami dari Partai Golkar Kalbar sangat menyayangkan pemberitaan beberapa hari ini yang mengait-ngaitkan Ketua Umum kami, Bapak Bahlil Lahadalia, dengan pemberitaan penyadapan. Kemudian terkait pemberitaan yang beredar di media sosial tentang agenda Munaslub, dengan tegas kami sampaikan bahwa berita itu hoaks dan tidak benar,” tegas Ichfany, Minggu (9/11/2026).
Ia menambahkan, kondisi Partai Golkar Kalbar hingga saat ini tetap kondusif. Konsolidasi organisasi terus dilakukan secara berjenjang untuk memastikan seluruh kader tetap bergerak dalam satu arah.
“Kondisi kita hari ini solid tanpa batas dan selalu melakukan konsolidasi hingga ke bawah. Kami ingin memastikan seluruh kader tetap menjaga kekompakan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
Menurutnya, konsolidasi menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi, tidak hanya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga hingga kecamatan dan desa.
Ia juga meminta seluruh kader semakin aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan menyerap aspirasi secara langsung.
“Pesan kami kepada seluruh kader tetap sama, jaga soliditas, lakukan konsolidasi hingga ke tingkat bawah, dan semakin mendekatkan diri kepada masyarakat untuk menyerap aspirasi mereka,” katanya.
*Bahlil Bantah Tuduhan*
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebelumnya membantah tuduhan keterlibatannya dalam dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya di Ambon, Sabtu (7/11/2026), Bahlil menyatakan tidak mengetahui pihak yang dimaksud dalam narasi mengenai seorang ketua umum partai politik yang disebut berada di kawasan Widya Chandra sebelum penangkapan para terduga pelaku penyadapan.
Bahlil juga menyatakan akan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang mengaitkan namanya dengan perkara tersebut apabila tidak memberikan klarifikasi.
Di tengah dinamika itu, Golkar Kalbar menegaskan tetap fokus memperkuat organisasi dan menjaga kekompakan kader. Ichfany memastikan konsolidasi akan terus berjalan hingga tingkat bawah, sekaligus mendorong seluruh kader semakin dekat dengan masyarakat. (jee)