Pontianak, SP - Wagub Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengucapkan salam muslim 'Assalamualaikum' pada sambutannya di acara peresmian Distrik ke 33 HKBP Kalbar, Minggu (14/6) di Pontianak. Dan disambut Waalaikumsalam oleh peserta undangan yang mayoritas warga Batak yang ada di Kalbar.
"Batak juga banyak yang muslim," katanya.
Kata Krisantus, Dayak dan Batak beda tipis. "Ketemu di kampung harus hati-hati, karena ada warga dayak yang bernama marga batak, dan dia asli dayak bukan batak," ujarnya membuat tertawa para undangan.
"Dayak itu tidak punya nama, ketika lahir Dayak ketemu orang atau benda, itulah namanya, Pak Senin, Pak Selasa, Pak Sabtu, Pak Basir, Pak Tulis, sampe kotoran pun ada nama Pak Tai," kata Krisantus membuat hadirin semakin tertawa.
Dikatakanya, ada 24 suku di Kalbar dan umat beragama di Kalbar harus bertolerasi. Di Kalbar, ada Batak Kalbar, Jawa Kalbar, Madura Kalbar, Bugis Kalbar," tandasnya.
Jadi, apapun sukunya yang ada di Kalbar, tetap Dia orang Kalbar.
"Dan saya melarang keras di Kalbar suku manapun yang memicu konflik, intolerasi di Kalbar dan Kalbar merupakan Provinsi tertinggi tingkat toleransi di Indonesia, karena Kalbar ini miniatur Indonesia," ujarnya.
Disampaikannya, umat beragama yang hendak membangun rumah ibadah silakan tidak ada larangan,"Asalkan punya tanah dan dana," ujarnya.(Odie)