Ponticity post author Kiwi 16 Agustus 2026

Sidepony Bicara Komitmen dan Perjalanan Cinta dalam Single Terbaru “September”

Photo of Sidepony Bicara Komitmen dan Perjalanan Cinta dalam Single Terbaru “September” Sidepony, trio asal Pontianak, kembali lewat single “September” pada 18 Agustus 2026. Lagu ini mengangkat tema cinta, komitmen dan perjalanan hidup yang lebih dewasa.

PONTIANAK, SP – Setelah lebih dari satu dekade mewarnai perjalanan musik independen Pontianak, trio Sidepony kembali menyapa pendengar melalui single terbaru berjudul “September”.

Single tersebut akan dirilis pada 18 Agustus 2026 melalui Enamempat Records, bersamaan dengan peluncuran video liriknya. Bagi Sidepony yang diperkuat Dian Gustiansyah, Ajung McAnderson, dan Arbian Octor?, “September” menjadi penanda babak baru dalam perjalanan bermusik mereka setelah lebih dari satu dekade sejak merilis “Melepas Senja”.

Berbeda dari karya-karya sebelumnya, “September” membawa cerita yang lebih dewasa. Lagu yang ditulis Arbian Octora dan Dian Gustiansyah, dengan komposisi musik McAnderson, menggambarkan seseorang yang telah melewati berbagai fase kehidupan hingga akhirnya memahami arti jatuh cinta, memilih, dan mempertahankan sebuah hubungan.

Liriknya sederhana dan hangat, namun menyimpan pesan mengenai perjalanan panjang menuju satu keputusan.

“September berbicara tentang fase kehidupan yang lebih serius. Bukan lagi tentang mencari atau sekadar jatuh cinta, tetapi tentang membangun komitmen untuk menjalani hidup bersama. Di lagu ini kami juga ingin menyampaikan bahwa setiap hubungan yang ingin bertahan selamanya membutuhkan penyertaan Tuhan sebagai pondasi utama,” ujar Dian Gustiansyah.

Menurutnya, pada akhirnya cinta bukan hanya mengenai hubungan antara dua manusia, tetapi juga bagaimana Tuhan merestui dan menuntun perjalanan mereka.

Kesederhanaan yang terdengar dalam “September” justru lahir melalui proses kreatif yang cukup panjang.

Sidepony beberapa kali membongkar dan menyusun ulang aransemen sebelum menemukan bentuk yang dianggap paling sesuai dengan karakter lagu. Mereka memilih pendekatan yang lebih sederhana agar pesan dan cerita dalam lagu dapat terasa lebih kuat.

“Kami beberapa kali membongkar dan menyusun ulang aransemen hingga menemukan bentuk yang paling nyaman menurut kami. Akhirnya kami memilih pendekatan yang lebih sederhana agar cerita dalam lagunya bisa lebih terasa,” jelas McAnderson.

Dalam proses produksinya, McAnderson menangani produksi, rekaman dan mixing. Sementara mastering dipercayakan kepada Gita Roni Chandra.

Rekaman berlangsung di Djagad Karda, F Studio dan AbahAgus Studio, dengan dukungan peralatan dari Haras Studio. Keyboard dalam lagu ini dimainkan oleh Wendy Alfred Samantha.

Menariknya, untuk pertama kalinya dalam perjalanan diskografi mereka, Sidepony menggunakan drum sampling.

Bagi Arbian Octora, “September” juga menjadi semacam refleksi terhadap perjalanan panjang yang telah dilalui Sidepony.

“September berbicara tentang perjalanan panjang sebelum akhirnya menemukan seseorang yang pantas diperjuangkan. Kalau dipikir-pikir, rasanya mirip dengan perjalanan Sidepony sendiri. Kami sudah melewati banyak fase, banyak perubahan, hingga akhirnya kembali berkarya dengan cerita yang lebih dewasa,” ungkap Arbian.

Ia menegaskan, lagu tersebut bukan sekadar upaya bernostalgia dengan masa lalu.

“Lagu ini bukan tentang kembali ke masa lalu, tetapi tentang melanjutkan perjalanan,” katanya.

Sidepony terbentuk di Pontianak pada 2007. Grup ini beranggotakan Dian Gustiansyah sebagai vokal, Ajung McAnderson pada gitar, serta Arbian Octora pada bass.

Sepanjang perjalanan bermusiknya, Sidepony telah melahirkan sejumlah karya, di antaranya “Akan Kembali Dia”, “Dan Bila”, “Melangkah Kembali”, dan “Melepas Senja”.

Karya-karya tersebut konsisten membawa tema kehidupan, cinta dan perjalanan manusia dengan pendekatan musik yang sederhana tanpa banyak hiasan.

Hampir dua dekade sejak terbentuk, karakter tersebut masih menjadi bagian dari identitas Sidepony. Namun, pengalaman panjang membuat cerita yang mereka tawarkan kini terasa lebih matang.

Sebagai bagian dari peluncuran “September”, Sidepony juga akan menggelar “Jamuan September”, sebuah intimate listening session bersama media, komunitas dan pendengar.

Melalui karya terbaru ini, Sidepony tidak sekadar memperkenalkan single baru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah perjalanan panjang dapat melahirkan perspektif dan cerita yang semakin dewasa.

“September” menjadi ruang bagi Sidepony untuk berbicara tentang komitmen, keberanian memilih, serta perjalanan menemukan seseorang yang pantas diperjuangkan.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda