PONTIANAK, SP – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi membuka perayaan adat Naik Dango ke-III Kota Pontianak dalam suasana khidmat dan penuh semarak budaya di Rumah Radakng.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat pelestarian tradisi Dayak sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, serta berbagai unsur pejabat dan lembaga, di antaranya Polda Kalbar, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperasi, Disporapar Kubu Raya, serta Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT).
Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat dan mitra seperti Arsen Rikson, Romo Greg, perwakilan PTPN IV, Hotel Harris, BCA, Bulog, Bank Kalbar, Pancur Kasih, serta unsur swasta lainnya. Dari unsur legislatif, tampak anggota DPRD Kota Pontianak Yandi dan anggota DPRD Provinsi Kalbar Dian Eka Muchairi.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Naik Dango merupakan warisan budaya yang harus dijaga sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen dan penghormatan kepada leluhur. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah arus modernisasi. (*)