Sanggau post author Kiwi 23 Juli 2026

Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana, BPBD Sanggau Gelar Sosialisasi dan Pembentukan SPAB

Photo of Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana, BPBD Sanggau Gelar Sosialisasi dan Pembentukan SPAB

SANGGAU, SP - Dalam upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini terus diperkuat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) pada Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar. Rabu (22/7/2026) di Sekolah Menengah Umum (SMU) 3 Negeri Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan pendidikan terhadap potensi risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Puskesmas,Polres serta pihak sekolah plus para peserta didik baru kurang lebih sekitar 200 orang. Sinergi lintas lembaga ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah sebagai ruang belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman dan tangguh terhadap ancaman bencana.

Materi diberikan oleh Layanan Operator Pemula Marcelina Seri Hesna. S. Hut serta menjadi narasumber Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Sanggau Kristian Hendro,S.K.M

Materi utama yang disampaikan Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Sanggau Kristian Hendro,S.K.M mencakup konsep SPAB sebagai sistem perlindungan berbasis satuan pendidikan, yang menitikberatkan pada aspek pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons bencana di lingkungan sekolah.
"Kami menekankan pentingnya peran sekolah dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman risiko serta kemampuan bertindak cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat," ujat Hendro.

Dalam kegiatan tersebut peserta mendapatkan pembekalan mengenai pertolongan pertama sebagai keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan untuk meminimalkan dampak cedera saat terjadi situasi darurat.

"Selain itu, siswa kita perkenalkan bagian dari penguatan literasi kebencanaan dan peran generasi muda dalam penyebaran informasi keselamatan," ungkap Hendro

Tujuan SPAB ini, lanjut Hendro. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah tentang risiko bencana, membangun budaya aman bencana dilingkungan sekolah, meningkatkan kapasitas sekolah dalam pencegahan, kesiapsiagaan dan merespon bencana serta melindungi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan dari dampak bencana.

"Nah materi kegiatan hari ini kita mensosialisasikan pengenalan resiko bencana dilingkunagan sekolah, pencegahan dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan dan simulasi evaluasi, P3K penanganan darurat serta pembentukan tim dan rencana tanggap darurat sekolah," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Sanggau Kristian Hendro,S.K.M berharap terbentuk satuan pendidikan yang memiliki sistem kesiapsiagaan yang terstruktur, didukung oleh pengetahuan, keterampilan, dan koordinasi yang baik antara pihak sekolah dan pemangku kepentingan.

"Program SPAB bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian penting dari upaya jangka panjang dalam membangun ketahanan masyarakat dari sektor pendidikan," pungkasnya.

BPBD Kabupaten Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terbentuknya lebih banyak sekolah aman bencana, sehingga keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik dapat terjamin dalam kondisi apa pun. (Dit)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda