SINGKAWANG, SP - Operasi Pemadaman Gabungan Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang bersama TNI, Polri, BPBD, Kelurahan, MPA dan masyarakat berhasil memadamkan total kebakaran lahan seluas kurang lebih 2 hektare di Jalan Demang Akub belakang Perumahan Sinka, Kelurahan Sungai Bulan, Kecamatan Singkawang Utara.
"Operasi pemadaman yang memasuki hari kedua ini difokuskan pada upaya pembasahan total (mopping up) guna memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa di bawah permukaan tanah," kata Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin, Kamis (16/7).
Dia menyampaikan bahwa sinergi antar lini menjadi kunci cepatnya penanganan di lapangan.
Sebanyak 35 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 8 personel Manggala Agni, 7 anggota Polri, 3 personel BPBD, 1 anggota TNI, serta belasan relawan dari Masyarakat Peduli Api (MPA) 59, MPA Sungai Bulan dan warga sekitar.
?"Sebelum pergerakan darat dimulai, tim terlebih dahulu menggelar briefing dan apel di lapangan. Hal ini penting untuk memetakan strategi dan menentukan skala prioritas agar penjalaran api tidak meluas ke area perkebunan produktif milik warga," ujarnya.
?Kendala lahan berpasir dan strategi pemadaman kondisi vegetasi yang didominasi pohon akasia, hutan campuran dan semak belukar di atas jenis tanah mineral berpasir sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
Ditambah lagi, embusan angin di lokasi mencapai kecepatan di bawah cuaca cerah berawan.
?
Untuk menjinakkan api, katanya, tim memaksimalkan pemanfaatan sumber air dari parit terdekat yang memiliki lebar 7 meter dan kedalaman 5 meter dengan tinggi permukaan air 70 centimeter.
Petugas mengoperasikan sejumlah sarana prasarana (sarpras) andalan, diantaranya 2 unit mesin pompa mini striker, 1 unit mesin Waterax, 15 gulung selang kirim, serta alat pendukung seperti jet shooter dan kepyok.
?
Operasi pemadaman darat yang berlangsung dari pukul 10.30 WIB hingga 16.30 WIB tersebut membuahkan hasil maksimal.
Jika pada hari pertama tim berhasil mengisolasi api di area seluas 0,5 hektare, maka pada hari kedua ini petugas berhasil menuntaskan pemadaman di area sisa seluas 1,5 hektare.
?"Berdasarkan evaluasi akhir di lapangan, situasi kebakaran lahan saat ini sudah dapat dikendalikan sepenuhnya dan dinyatakan padam total. Tim juga sudah mengemas seluruh sarpras untuk kembali ke Posko Darurat Karhutla," pungkasnya.
?Meski kondisi sudah padam, pihak Manggala Agni mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya indikasi titik api baru di wilayah sekitar.
Kapolsek Singkawang Utara, AKP Sobitun juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di Singkawang Utara, untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mengingat cuaca saat ini cukup panas.
Ditambah lagi lahan yang ada di Kecamatan Singkawang Utara adalah merupakan lahan gambut.
"Jadi sangat rawan sekali dengan kebakaran," katanya. (rud)