Sanggau post author Kiwi 28 September 2023

DPRD Sanggau Terima Aduan Warga Mengenai Kelangkaan Pertalite

Photo of DPRD Sanggau Terima Aduan Warga Mengenai Kelangkaan Pertalite Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Acam

SANGGAU,SP -- Dalam beberapa pekan ini, bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite sulit diperoleh masyarakat di sejumlah SPBU di Kabupaten Sanggau Akibatnya, sejumlah warga mengalihkan konsumsi BBM ke jenis lain seperti pertamax, tentunya dengan harga yang lebih mahal dari pertalite.

Sebagian besar warga Sanggau juga mengadukan langkanya BBM jenis pertalite itu ke kalangan wakil rakyat yang ada di DPRD Kabupaten Sanggau. Laporan warga tersebut akhirnya direspon oleh wakil ketua DPRD Sanggau.

Menurut Acam, wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, langkanya pertalite disebabkan oleh sejumlah pemicu. Pertama, karena air sungai kapuas surut mengakibatkan kapal tangker tidak bisa merapat melalui sungai

Penyebab kedua, imbuhnya, kelangkaan itu karena belakangan ini jobber di sungai batu hanya di peruntukan suplay BBM ke wilayah hulu di antaranya kabupaten melawi. Sintang dan kapuas hulu. Sehingga akhir-akhirnya pertaliet menjadi langka di Sanggau.

“Bagaiman tidak langka BBM pertalite di Sanggau. Sekarang jobber di sungai batu diperuntukan suplay BBM khusus wilayah hulu. Sedangkan SPBU di sangga harus mengambil ke pontianak melalui darat yang cukup memakan waktu," Ujar Acam ketua DPC hanura Sanggau yang juga wakil ketua DPRD Sanggau.

Acam Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sanggau turut menyoroti persoalan stok Bahan Bakar Minta (BBM) jenis pertalite yang sering kali kosong di sejumlah SPBU di kabupaten sanggau khususnya.

Menurutnya, persoalan BBM jangan dibiarkan berlarut-larut dan membuat masyarakat gaduh. Istansi terkait atau pertamina seharusnya bisa segera mencarikan solusi dan jangan menyepelekan persoalan.

"Kita ingin untuk kuota BBM di kota Sanggau disuplai sebagai mana mestinya, dengan kondisi seperti apa pun berusaha lah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Acam menilai, kehadiran pertamina sebagai penyuplai BMM untuk masyarakat melambangkan kehadiran negara. Tapi jika kebutuhan BBM masyarakat tidak terpenuhi ini di takut kan menjadi gejolak di tengah masyarakat dan bisa berdampak terhadap sektor ekonomi yang lainnya di Kabupaten Sanggau.

"Kami juga memantau bahwa kondisi kebutuhan bahan bakar di kota Sanggau secara khusus ini di beberapa SPBU. Saat kami melintas ini antrian sangat panjang, bahkan ada yang mengantri sampai satu hari satu malam ini kan sangat menyedihkan. Kandang mereka sudah ikut antri lama ternyata bbmnya habis, " ungkapnya.

Wakil ketua DPRD kabupaten sanggau ini mengatakan, siklus serupa dengan seringnya BBM yang tidak tersedia di SPBU untuk masyarakat Sanggau sudah menjadi persoalan menahun dan terus terjadi berulang kali setiap tahunnya.

"Ketika mungkin ada hal-hal lain yang terjadi seperti kelalaian, kesalahan pasokan dan terkendala di proses distribusi sehingga menyebabkan ini pihak terkait bisa melakukan kajian yang seksama untuk menyelesaikan persoalan ini sehingga kebutuhan akan BBM untuk kota Sanggau bisa terpenuhi," kata Acam yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai HANURA sanggau

Acam berharap, pihak Pertamina agar lebih bisa memantai langsung ke lapangan kondisi kebutuhan BBM bagi masyarakat Sanggau ini,. Karena ini kebutuhan warga untuk beraktifitas jangan sampai terjadi kekosongan yang berlarut larut.

"Kami berharap bahwa hal hal seperti ini merupakan kebutuhan masyarakat banyak. Bahwa kondisi kebutuhan bahan bakar minyak jenis pertalite ini di kabupaten sanggau secara khususnya sangat penting bagi warga untuk beraktivitas sehari hari jangan sampai kelangkaan ini berkelanjutan. Nah Kami juga dari DPRD Sanggau selalu memamtau kondisi BBM di kabupaten Sanggau di beberapa SPBU. Beberapa bulan terakhir kondisi BBM di Sanggau cukup aman tetapi sekarang sudah kembali lagi langka, hal ini di kabupaten Sanggau setiap tahun hampir terjadi. Secara resmi sidak anggota dewan ini banyak tinggal di kampung, sambil lewat mau ke kantor mereka bisa sambil memantau kondisi BBM sekarang ini," Tegas Acan wakil ketua DPRD Sanggau ini. (Dit)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda