Ponticity post author Kiwi 01 Oktober 2026

Japanese Construction Career Opportunity Jadi Jembatan Karier Mahasiswa Untan ke Jepang

Photo of Japanese Construction Career Opportunity Jadi Jembatan Karier Mahasiswa Untan ke Jepang Japanese Construction Career Opportunity digelar di Fakultas Teknik Untan, mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan perusahaan konstruksi Jepang untuk membuka peluang karier global.

PONTIANAK, SP - Peluang berkarier di industri konstruksi Jepang diperkenalkan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Tanjungpura (Untan) melalui agenda Japanese Construction Career Opportunity yang digelar di Aula Fakultas Teknik Untan, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa, alumni dan peserta lainnya dengan perwakilan perusahaan-perusahaan konstruksi dari Jepang. Pertemuan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai peluang karier di industri konstruksi Jepang.

Agenda Japanese Construction Career Opportunity juga diisi dengan diskusi bersama perwakilan perusahaan konstruksi Jepang. Mahasiswa dan alumni dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lebih jauh dunia kerja konstruksi di Jepang sekaligus membangun komunikasi dan jejaring dengan pihak industri.

Kehadiran perusahaan konstruksi Jepang dalam agenda tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk melihat peluang pengembangan karier di tingkat internasional.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Teknik Untan, Slamet Widodo. Ia mengatakan kerja sama dengan pihak Jepang di lingkungan Fakultas Teknik sebenarnya telah berjalan sejak sekitar empat tahun lalu melalui Jurusan Teknik Mesin.

Kini, peluang tersebut kembali dikembangkan melalui bidang Teknik Sipil, terutama dalam membuka akses karier bagi mahasiswa dan alumni ke Jepang.

“Sebetulnya bekerja sama dengan Jepang sudah dari empat tahun lalu dari Teknik Mesin sehingga saya berharap di Teknik Sipil ini bisa dilanjutkan, khususnya untuk bidang karir ke Jepang. Saya berharap ini kesempatan sangat baik,” kata Slamet.

Menurut Slamet, Japanese Construction Career Opportunity menjadi kesempatan yang baik bagi mahasiswa dan alumni untuk berinteraksi langsung dengan pihak industri konstruksi Jepang.

Ia berharap agenda tersebut dapat berlanjut sehingga pada masa mendatang semakin banyak mahasiswa maupun lulusan Fakultas Teknik Untan yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan pengalaman profesional di Jepang.

“Terima kasih kepada semua pihak, semoga nanti berkelanjutan membawa mahasiswa ke Jepang pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Jurusan Teknik Sipil Untan, Nurhayati, mengatakan Japanese Construction Career Opportunity menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk membuka akses karier global bagi alumni, khususnya yang ingin mengembangkan profesi di bidang konstruksi.

“Terima kasih atas kesempatan kepada kami untuk bisa membuka karir di tingkat global untuk para alumni untuk bisa menjadi profesional di bidang konstruksi di Jepang,” ujar Nurhayati.

Menurutnya, agenda tersebut diharapkan tidak berhenti pada peluang perekrutan tenaga kerja. Pertemuan dengan pihak Jepang juga diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama dalam bidang akademik dan penelitian.

“Kami berharap kerja sama yang baik ini terus bisa dilanjutkan, bukan sampai di sini saja. Nanti bisa dari perekrutan bisa ke arah penelitian, kerja sama dengan dosen,” katanya.

Nurhayati menilai peluang yang dibuka melalui Japanese Construction Career Opportunity dapat memberikan ruang bagi Jurusan Teknik Sipil Untan untuk memperluas jejaring internasional.

“Kami diberikan peluang sehingga Jurusan Teknik Sipil bisa lebih berkembang dan dikenal dunia internasional. Bersama kita bangun jembatan karir global,” tuturnya.

Japanese Construction Career Opportunity menjadi salah satu ruang yang mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri konstruksi internasional. Melalui agenda tersebut, mahasiswa dan alumni tidak hanya memperoleh informasi mengenai peluang kerja, tetapi juga kesempatan membangun jaringan langsung dengan perusahaan konstruksi dari Jepang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses karier global sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Fakultas Teknik Untan dan dunia industri konstruksi Jepang.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda