Ponticity post author Kiwi 03 November 2026

Dosen FK Untan Beri Edukasi Pengenalan Tanda Klinis Campak pada Anak

Photo of Dosen FK Untan Beri Edukasi Pengenalan Tanda Klinis Campak pada Anak Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi pengenalan tanda klinis campak pada anak dan penanganannya.

PONTIANAK, SP – Penyakit campak masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya pada anak-anak. Meski program imunisasi telah lama dilaksanakan di Indonesia, campak tetap menjadi ancaman karena merupakan penyakit infeksi yang sangat menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia, diare, hingga ensefalitis atau peradangan otak.

Kurangnya pengetahuan dalam mengenali gejala awal campak dapat menyebabkan keterlambatan penanganan sehingga meningkatkan risiko komplikasi.

Oleh karena itu, edukasi yang sistematis dan praktis mengenai pengenalan tanda klinis campak serta penanganan awal yang tepat sangat diperlukan.

Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap penyakit tersebut, tim dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi pengenalan tanda klinis campak pada anak dan penanganannya.

Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Politeknik Aisyiyah Pontianak, Jumat (19/6/2026).

Tim dosen FK Untan yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri atas dr. Sari Rahmayanti, M.Biomed.; dr. Delima Fajar Liana, Sp.MK; dr. Desriani Lestari, M.Biomed., Sp.A; serta dr. Ambar Rialita, Sp.DVE, FINSDV, FAADV.

Kegiatan ini menyasar mahasiswa Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak yang dipersiapkan menjadi calon tenaga kesehatan dan diharapkan memiliki kemampuan dalam mengenali gejala penyakit serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai penyakit campak.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh dr. Desriani Lestari, M.Biomed., Sp.A, dan dr. Ambar Rialita, Sp.DVE, FINSDV, FAADV.

Penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta tampak menyimak penjelasan dengan saksama dan antusias mengajukan pertanyaan terkait pengenalan tanda klinis campak serta langkah penanganan awal yang tepat.

Melalui penyuluhan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali tanda-tanda klinis campak pada anak, memahami risiko komplikasi, serta mengetahui langkah awal yang perlu dilakukan ketika menemukan kasus yang dicurigai sebagai campak.

Kegiatan PKM ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan sekaligus agen edukasi yang dapat berkontribusi dalam pencegahan dan pengendalian penyakit campak di masyarakat.

Respons positif dari sejumlah peserta turut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan seperti ini penting untuk terus dilakukan, terutama dalam meningkatkan pemahaman calon tenaga kesehatan mengenai penyakit menular yang berisiko menimbulkan komplikasi pada anak.

Dengan adanya kegiatan ini, tim dosen FK Untan berharap pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dapat diterapkan dalam praktik pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta diteruskan kepada masyarakat guna mendukung deteksi dini dan penanganan campak secara tepat. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda