PONTIANAK, SP - Upaya menjaga kawasan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, dari ancaman erosi dan longsor terus dilakukan. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I melaksanakan pembangunan perkuatan tebing sungai sepanjang 545 meter pada Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas tebing sekaligus mempertahankan fungsi saluran drainase utama agar tetap optimal dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Perkuatan tebing dilakukan pada bagian saluran utama Sungai Raya Dalam yang memiliki potensi mengalami gerusan akibat derasnya aliran air dan proses erosi. Kondisi tersebut apabila tidak ditangani dapat memicu longsoran hingga mengancam lahan, infrastruktur dan kawasan permukiman di sekitarnya.
Melalui pembangunan turap atau perkuatan tebing ini, kondisi tebing diharapkan lebih kokoh dan stabil sehingga mampu menahan gerusan arus air serta meminimalkan potensi longsor.
Kepala Satuan Kerja SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Kalimantan I, Ir. Rusly Effendi Hartono, S.E., S.T., M.T., mengatakan pembangunan perkuatan tebing sepanjang 545 meter tersebut memiliki tujuan utama menjaga kestabilan tebing sungai, mencegah erosi akibat gerusan arus, serta mengurangi risiko longsor yang dapat berdampak terhadap lahan dan kawasan sekitarnya.
Menurutnya, pembangunan turap juga diarahkan untuk melindungi berbagai infrastruktur dan fasilitas umum yang berada di sepanjang kawasan Sungai Raya Dalam, termasuk mengamankan permukiman warga serta akses jalan umum.
"Melalui pembangunan ini, kita berharap tebing sungai semakin stabil dan terlindungi dari gerusan air. Dengan demikian, risiko longsor yang dapat mengancam permukiman, jalan umum maupun infrastruktur lainnya di sekitar Sungai Raya Dalam dapat diminimalkan," ujarnya.
Selain memperkuat struktur tebing, keberadaan infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aliran air dan menjaga kapasitas saluran tetap berfungsi secara optimal.
Terlebih, saat curah hujan tinggi dan terjadi peningkatan debit air, kondisi saluran yang terpelihara menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi potensi genangan maupun banjir.
Pembangunan ini pun diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perlindungan kawasan Sungai Raya Dalam serta mendukung upaya pengendalian banjir di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.
Dengan demikian, pembangunan perkuatan tebing tidak sekadar menjadi upaya memperkokoh sisi sungai, tetapi juga bagian dari perlindungan kawasan, infrastruktur dan keselamatan masyarakat yang beraktivitas serta bermukim di sekitarnya. (ril)