Ponticity post author Kiwi 03 November 2026

ADG 5 Lahirkan Bintang Muda Dayak, Reyant Vikram Sabet Juara Pertama dan Lilis Yunita Runner-up

Photo of ADG 5 Lahirkan Bintang Muda Dayak, Reyant Vikram Sabet Juara Pertama dan Lilis Yunita Runner-up

PONTIANAK, SP - Concert Artist Dayak Generation 5 (ADG 5) resmi berakhir pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, di Rumah Radakng Pontianak.

Ajang pencarian dan pengembangan bakat seni musik Dayak ini berhasil melahirkan talenta-talenta muda berbakat.
Reyant Vikram, perwakilan Kabupaten Sanggau, berhasil meraih Juara 1, sedangkan Lilis Yunita, perwakilan Kota Pontianak, menempati posisi runner-up.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak 27 hingga 31 Oktober 2026, menjadi ruang bagi generasi muda Dayak untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta kecintaan terhadap seni dan budaya leluhur, khususnya melalui musik dan lagu-lagu Dayak.

Sebanyak 17 orang finalis mengikuti rangkaian ADG 5. Dari jumlah tersebut, 15 finalis berkesempatan tampil, sementara dua finalis lainnya tidak dapat mengikuti penampilan karena harus menjalani ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Ketua Panitia ADG 5, Vandrektus Derek, M.Pd., dalam laporan penutupan menyampaikan bahwa ADG bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga merupakan wadah pembinaan, pengembangan kreativitas, dan regenerasi seniman Dayak.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas dan kebudayaan Dayak.

"ADG 5 boleh berakhir malam ini, tetapi perjuangan kita untuk menjaga seni dan budaya Dayak tidak boleh berhenti. Kita harus terus memberikan ruang kepada generasi muda untuk bertumbuh, berkarya, dan mencintai budayanya," ungkap Vandrektus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Pontianak, Dewan Adat Dayak, para sponsor, donatur, pelaku usaha, insan media, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Vandrektus juga menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk penyelenggaraan ADG pada masa mendatang. Menurutnya, kegiatan pembinaan seni budaya membutuhkan partisipasi yang lebih luas, baik dari pemerintah, dunia usaha, lembaga adat, maupun masyarakat.

Ia berharap Rumah Radakng sebagai simbol kebanggaan masyarakat Dayak dapat semakin memberikan ruang dan dukungan bagi kegiatan seni budaya yang berorientasi pada pembinaan generasi muda serta pelestarian warisan leluhur.

ADG 5 juga menjadi bagian dari semangat memeriahkan HUT ke-255 Kota Pontianak dan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir semakin banyak seniman muda Dayak yang memiliki kemampuan, kreativitas, dan keberanian untuk tampil di tingkat yang lebih luas. Kemenangan Reyant Vikram dan prestasi Lilis Yunita menjadi bagian dari semangat generasi muda Dayak untuk terus berkarya dan mengharumkan daerah masing-masing.

ADG 5 bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana membuka kesempatan, membangun generasi, dan memastikan seni budaya Dayak tetap hidup di tengah perkembangan zaman. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda