Ponticity post authorelgiants 06 Juni 2026

Sertijab Molor, Menunggu Persetujuan Presiden, Polda Kalbar Bantah Propam Mabes Polri ke Pontianak

Photo of Sertijab Molor, Menunggu Persetujuan Presiden, Polda Kalbar Bantah Propam Mabes Polri ke Pontianak

PONTIANAK, SP – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) secara tegas membantah isu miring yang beredar terkait molornya pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Kalbar dari Irjen Pol Pipit Rismanto kepada Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.

Meski pihak Humas Polda Kalbar belum memberikan klarifikasi resmi, seorang pejabat teras Paminal di Polda Kalbar yang mengaku mendapat tugas khusus untuk memberikan klarifikasi kepada Suara Pemred menegaskan, rumor atau narasi yang mengaitkan penundaan sertijab Irjen Pol Pipit Rismanto karena kasus penangkapan pengusaha bauksit oleh tim PKH Kejagung adalah tidak benar dan bersifat spekulatif.

Menurutnya, Irjen Pol Pipit Rismanto mendapatkan amanah baru sebagai Kapolda Jawa Barat (Jabar). Namun , saat ini proses pergantian di Polda Jabar masih menunggu penyelesaian administrasi dan persetujuan resmi dari Presiden terkait kenaikan pangkat perwira di wilayah tersebut.

 “Irjen Pol Pipit Rismanto dimutasi sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang kini mendapat jabatan baru menjadi Pati Bareskrim Polri. Masih menunggu penyelesaian proses administrasi struktural di wilayah penugasan baru. Tertundanya proses pelantikan disebabkan karena Kapolda Jawa Barat sedang menunggu persetujuan kenaikan pangkat menjadi bintang tiga, dan prosesnya masih menunggu persetujuan Presiden,” ungkapnya kepada Suara Pemred, Jumat (5/6/2026).

 “Dan tentang adanya kabar atau desas-desus kedatangan tim Propam Mabes Polri  ke Pontianak juga saya tegaskan bahwa itu tidak benar. Kami sudah cek ke Propram Mabes Polri di Jakarta, tidak ada penugasan tersebut. Kalau ada kami pasti tahu,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pelaksanaan sertijab dilakukan secara bertahap dan tidak bersamaan dengan beberapa perwira tinggi lainnya yang telah dilantik oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Minggu, 17 Mei 2026 lalu di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta.

“Berkaitan dengan pelaksanaan sertijab di lingkungan kepolisian dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kesiapan administratif serta dinamika operasional masing-masing kesatuan wilayah (keswil),” tegasnya lagi.

Polda Kalbar memastikan bahwa situasi internal dan operasional kepolisian di wilayah hukum Kalbar tetap berjalan dengan solid, kondusif, dan optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum kepada masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, belum dilaksanakannya pelantikan serta sertijab Kapolda Kalbar dari Irjen Pol Pipit Rismanto kepada Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. sempat memunculkan berbagai spekulasi serta desas-desus di kalangan pejabat teras dan pengusaha di Kalbar.

Spekulasi tersebut mencuat pasca pelantikan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Minggu, 17 Mei 2026 lalu di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, di mana posisi Kapolda Kalbar dan Kapolda Jawa Barat belum termasuk dalam daftar pejabat yang diambil sumpah jabatannya.

Kapolri saat itu hanay melantik Komisaris Jenderal Polisi Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Selain itu, juga melantik lima Kapolda dan seorang pejabat utama.

Mereka yang dilantik tersebut terdiri atas Brigadir Jenderal Polisi Nasri sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Polisi Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, dan Brigjen Polisi Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara.

Kemudian Inspektur Jenderal Polisi Kalingga Rendra Raharja sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat, Brigjen Polisi Yudhi Sulistianto Wahid sebagai Kapolda Bengkulu, serta Komisaris Besar Polisi Yudi Arkara Oktabera sebagai Kepala Pelayanan Markas Polri.

Berbagai desas-desus pun beredar mengaitkan hal ini dengan kasus penangkapan pengusaha bauksit Aseng oleh Satgas PKH Jaksa Agung, belum lama ini. Beredar pula isu bahwa tim Mabes Polri sudah turun ke Pontianak dan memeriksa sejumlah pihak yang terkait.

“Ya infonya simpang siur, ada yang bilang sertijab memang bertahap, ada juga yang bilang akibat keterlibatan Irjen Pipit dalam berbagai kasus saat dia menjabat sebagai Kapolda Kalbar. Kita lihat saja nanti,” kata salah satu perwira yang lain di lingkungan Polda Kalbar yang minta namanya rahasiakan kepada Tim Suara Pemred.

Rotasi dan Mutasi

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Sebanyak 108 personel Polri masuk dalam daftar mutasi berdasarkan surat telegram Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.

Mutasi tersebut mencakup promosi jabatan, pergeseran jabatan setara, personel yang telah menyelesaikan pendidikan, hingga persiapan memasuki masa pensiun.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir menegaskan rotasi dan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny, Minggu (10/5/2026).

Pada mutasi kali ini, ada sembilan jabatan kapolda yang berganti. Sembilan nama kapolda baru, yakni Irjen Djati Wiyoto Abadhy yang mejabat Kapolda Sumatera Barat, Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Agus Wijayanto, Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, Kapolda Maluku Utara Brigjen Arif Budiman, Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Kalingga Rendra Raharja, Kapolda Bengkulu Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid, Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Himawan Bayu Aji, dan Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Nasri. Beberapa nama yang masih bintang satu akan segera naik pangkat ke bintang dua.

Selain rotasi Kapolda, Kapolri juga menunjuk Panca Putra sebagai Kalemdiklat Polri. Sebelumnya, Panca menjabat Sekretaris Utama Lemhanas sejak September 2023.

Dari total mutasi yang dilakukan, sebanyak 16 perwira tinggi mendapat promosi menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua. Kemudian, 43 personel dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) atau bintang satu, serta 16 personel naik pangkat menjadi Komisaris Besar (Kombes).

Kapolri juga memberikan promosi kepada polisi wanita atau polwan, yakni Sagung Dian Kartini yang dipercaya menjabat Karolemtala Stamarena Polri.

Selain promosi dan rotasi, mutasi kali ini juga menjadi bagian dari persiapan pensiun bagi 14 personel Polri. (tim)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda