Ponticity post author elgiants 13 Oktober 2026

KBTP Kantongi Rekomendasi Pemkot, Perayaan Gelar Cap Go Meh 2578 di Kota Pontianak

Photo of KBTP Kantongi Rekomendasi Pemkot, Perayaan Gelar Cap Go Meh 2578 di Kota Pontianak

Komunitas Budaya Tionghoa Pontianak (KBTP) mulai mematangkan persiapan perayaan Cap Go Meh 2578 yang akan berlangsung pada 14–20 Februari 2027. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari festival kuliner, pemasangan ribuan ornamen kota, hingga karnaval naga yang menjadi puncak perayaan.

KBTP telah memperoleh rekomendasi dari Pemerintah Kota Pontianak untuk melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut. Tahun depan, perayaan Cap Go Meh memiliki perhatian khusus karena berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Ketua KBTP, Hendry Pangestu Lim, mengatakan panitia saat ini masih menyusun berbagai kebutuhan teknis, termasuk tata tertib bagi peserta karnaval naga. Aturan tersebut akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan agar seluruh peserta dapat mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

“Panitia akan membuka pendaftaran naga setelah tata tertib yang kami susun selesai seluruhnya. Setelah itu, kami akan mengumumkannya kepada para pemain naga,” kata Hendry.

Karnaval naga dijadwalkan berlangsung di sepanjang Jalan Gajah Mada pada 20 Februari 2027, mulai pukul 21.00 WIB. Jumlah peserta sementara diperkirakan mencapai sekitar 60 naga, meskipun angka tersebut masih dapat berubah setelah pendaftaran resmi dibuka.

Hendry mengatakan, panitia akan mengumumkan jumlah peserta setelah seluruh proses pendaftaran selesai. Dengan demikian, data mengenai naga yang berpartisipasi dapat disampaikan secara lebih pasti kepada masyarakat.

“Setelah pendaftaran dibuka dan naga-naga sudah mendaftar, jumlahnya akan kami rilis kepada media,” ujarnya.

Berlangsungnya Cap Go Meh bertepatan dengan Ramadan menjadi salah satu pertimbangan utama panitia dalam menyusun tata tertib kegiatan. KBTP ingin memastikan perayaan budaya tetap berjalan tanpa mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan salat.

Hendry secara khusus mengingatkan para pemain naga agar mematuhi pengaturan waktu selama kegiatan berlangsung. Panitia akan menetapkan jeda sebelum dan sesudah azan agar masyarakat tetap memiliki ruang untuk menjalankan ibadah dengan nyaman.

“Saya berpesan kepada seluruh pemain naga, setengah jam sebelum waktu azan kegiatan harus dihentikan. Setelah azan selesai, setengah jam kemudian baru kita melanjutkan kegiatan,” tegasnya.

Menurut Hendry, pengaturan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang menjalankan ibadah Ramadan. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami dan menaati aturan yang disepakati agar pelaksanaan karnaval berlangsung tertib.

Pengaturan waktu ini sekaligus menjadi bagian dari upaya panitia menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang budaya dan agama beragam.

Selain karnaval naga, rangkaian Cap Go Meh 2578 akan diramaikan festival kuliner di sepanjang Jalan Diponegoro pada 14–20 Februari 2027. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati sajian kuliner sekaligus memberi kesempatan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka.

Sekretaris KBTP, Adi Sucipto, mengatakan panitia juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung, termasuk menghias kota dengan lampion dan ornamen ketupat.

“Seperti biasa, ada beberapa agenda panitia yang tidak terlepas dari rangkaian kegiatan, salah satunya menghias kota,” ujar Adi.

Jumlah ornamen yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar 5.000 buah. Lampion dan ketupat tersebut direncanakan menghiasi sepanjang Jalan Gajah Mada serta sejumlah titik lainnya di Pontianak.

Menurut Adi, pemasangan ornamen bukan sekadar memperindah kota selama perayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia menilai, masyarakat Pontianak selama ini menyambut baik kegiatan budaya yang melibatkan berbagai kalangan. Terlebih, perayaan Cap Go Meh tahun depan berlangsung pada periode Ramadan sehingga semangat saling menghormati menjadi semakin penting.

“Masyarakat sangat menyambut baik karena toleransi di Pontianak sangat bagus dan tinggi,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan perayaan, panggung utama KBTP pada malam Cap Go Meh direncanakan berada di kawasan Ligo Mitra. Panitia menyebut persiapan lokasi telah dilakukan bersama pihak pengelola.

Di sisi lain, penyusunan tata tertib dan pembentukan tim penerima pendaftaran peserta karnaval naga masih berlangsung. Informasi mengenai pembukaan pendaftaran akan diumumkan melalui media sosial setelah seluruh persiapan rampung.

Adi menambahkan, perayaan Imlek 2578 juga bertepatan dengan Tahun Kambing Api dalam kalender dan mitologi Tionghoa. Panitia berencana menghadirkan sejumlah inovasi yang berkaitan dengan tema tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tahun depan.

Dengan beragam agenda yang disiapkan, KBTP berharap perayaan Cap Go Meh 2578 tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya Tionghoa, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat keharmonisan sosial di Pontianak.

Panitia pun mengharapkan dukungan peserta dan masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, dengan tetap menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah Ramadhan. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda