Ponticity post author Kiwi 24 Oktober 2026

Lomba Cerdas Cermat Pemuda, Disporapar Pontianak Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Kota

Photo of Lomba Cerdas Cermat Pemuda, Disporapar Pontianak Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Kota Lomba Cerdas Cermat Pemuda memeriahkan HUT ke-255 Kota Pontianak. Amerta Pustaka Untan dan SMA Santo Paulus meraih juara pertama pada kategori masing-masing.

PONTIANAK, SP – Lomba Cerdas Cermat Pemuda Kota Pontianak dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak tuntas digelar. Kompetisi yang diinisiasi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak ini menghadirkan dua kategori peserta, yakni mahasiswa/umum dan pelajar.

Pembagian hadiah dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak, Jumat (23/10/2026). Dalam kompetisi tersebut, Amerta Pustaka Universitas Tanjungpura (Untan) menjadi juara pertama kategori mahasiswa/umum, sedangkan SMA Santo Paulus Pontianak meraih posisi tertinggi pada kategori pelajar.

Kepala Disporapar Kota Pontianak, Rizal, mengatakan lomba ini digelar untuk menguji sekaligus memperluas pengetahuan generasi muda, khususnya mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), dan pelajar tingkat SMA.

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya menekankan kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga mendorong peserta memahami wawasan kebangsaan, peraturan perundang-undangan, serta sejarah Kota Pontianak.

“Di usia ke-255 ini, Disporapar Kota Pontianak mencoba menginisiasi kegiatan Lomba Cerdas Cermat Pemuda untuk menguji kemampuan anak-anak muda, terutama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan OKP, serta adik-adik di SMA terkait pengetahuan intelektual dan keterampilan mereka,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, materi lomba mencakup pengetahuan umum, Undang-Undang Dasar, peraturan daerah, undang-undang tentang kepemudaan, serta wawasan kebangsaan. Peserta juga diuji mengenai sejarah berdirinya Kota Pontianak dan kesultanan yang pernah memegang peranan penting dalam perjalanan kota tersebut.

Menurutnya, pemahaman sejarah lokal menjadi bagian penting agar generasi muda mengenali akar pembentukan Pontianak dan menghargai perjalanan peradaban yang telah berlangsung sebelum terbentuknya pemerintahan kota seperti saat ini.

“Yang lebih penting karena kita memperingati Hari Jadi Kota Pontianak, kita selipkan pengetahuan tentang sejarah berdirinya Kota Pontianak dan sultan-sultan yang pernah menjabat, supaya generasi muda mengetahui bahwa sebelum era pemerintahan Kota Pontianak, ada kesultanan yang telah mengurus peradaban di kota ini,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Disporapar berharap generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami identitas daerah dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

Lomba cerdas cermat tersebut sekaligus menjadi ruang kompetisi yang mendorong mahasiswa, komunitas, organisasi kepemudaan, dan pelajar untuk mengembangkan pengetahuan serta memperluas pemahaman terhadap berbagai persoalan kebangsaan dan daerah.

Pada kategori mahasiswa/umum, Amerta Pustaka Universitas Tanjungpura keluar sebagai juara pertama dengan nilai 1.900. Posisi kedua diraih English Club Universitas Tanjungpura dengan nilai 1.700, disusul Forum Genre Pontianak di posisi ketiga dengan nilai 1.300.

The Origins dari kalangan mahasiswa/komunitas menempati juara keempat dengan nilai 900. Sementara itu, Lex Fortis Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura meraih juara kelima dengan nilai 800.

Adapun pada kategori pelajar, SMA Santo Paulus Pontianak meraih juara pertama dengan nilai 1.800. SMAN 3 Pontianak Tim B menempati posisi kedua dengan nilai 1.400, sedangkan SMAS Bina Mulia Pontianak berada di posisi ketiga dengan nilai 1.200.

SMAN 3 Pontianak Tim A menempati juara keempat dengan nilai 850, sementara SMAN 1 Pontianak berada di posisi kelima dengan nilai 100.

Penyelenggaraan lomba ini menjadi salah satu upaya memeriahkan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak melalui kegiatan edukatif yang melibatkan generasi muda.

Disporapar berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi wadah bagi pemuda untuk mengasah kemampuan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mengenal lebih jauh sejarah dan identitas Kota Pontianak.(din)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda