PONTIANAK, SP - Satbrimob Polda Kalbar melaksanakan sterilisasi menjelang malam puncak penutupan Pekan Gawai Dayak (PGD) Kalimantan Barat ke-40, Senin (25/5/2026).
Kegiatan sterilisasi dilakukan di kawasan Rumah Radakng sebagai langkah antisipasi guna memastikan keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian acara penutupan PGD. Sterilisasi ini merupakan prosedur tetap yang rutin dilaksanakan Satbrimob Polda Kalbar pada setiap kegiatan berskala besar guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Pelaksanaan sterilisasi dilakukan oleh tim Jibom dan KBRN (Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar yang dipimpin Ipda Erick Kusnandar, S.H. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh di seluruh area kegiatan, mulai dari panggung utama, tenda tamu undangan, area UMKM, selasar Rumah Radakng, toilet, instalasi listrik, area parkir, taman, hingga akses keluar masuk lokasi acara.
Pekan Gawai Dayak sendiri merupakan agenda budaya tahunan terbesar di Kalimantan Barat yang selalu menarik perhatian masyarakat serta wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persatuan serta memperkenalkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Dayak, seperti kebersamaan, penghormatan terhadap alam, dan semangat persaudaraan.
Pada malam puncak penutupan nanti, masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan budaya, penampilan musisi lokal, serta pagelaran seni tradisi Dayak Ketapang selaku tuan rumah Pekan Gawai Dayak ke-40.
Ipda Erick Kusnandar, S.H. mengatakan bahwa kegiatan sterilisasi merupakan langkah preventif Polri untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.
“Pekan Gawai Dayak tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga momentum memperkuat persatuan masyarakat adat di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Melalui kegiatan sterilisasi tersebut, Satbrimob Polda Kalbar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung suksesnya agenda budaya dan pariwisata di Provinsi Kalimantan Barat. (mul)