Ponticity post author Kiwi 25 Oktober 2026

Rebutkan Piala Bergilir Ketua PWNU, SAKO Pandu Ma’arif NU Kalbar IV Resmi Dibuka

Photo of Rebutkan Piala Bergilir Ketua PWNU, SAKO Pandu Ma’arif NU Kalbar IV Resmi Dibuka

PONTIANAK, SP - Semangat membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman mewarnai pembukaan Perkemahan Satuan Komunitas (SAKO) Pandu Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat (Kalbar) IV di Universitas PGRI Pontianak, Kamis (22/10/2026).

Perkemahan yang berlangsung pada 22-25 Oktober 2026 ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan generasi muda melalui gerakan kepramukaan.

Selain mengasah keterampilan dan jiwa kepemimpinan, kegiatan tersebut juga memperebutkan Piala Bergilir Ketua PWNU Kalbar sebagai bentuk apresiasi terhadap kedisiplinan, kreativitas, semangat kebersamaan, dan prestasi para peserta.

Mengusung tema “Semangat dan Prestasi Pramuka Indonesia; Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kecakapan, integritas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalbar, Prof. Dr. KH. Syarif, MA. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan karakter melalui gerakan kepanduan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. KH. Syarif menekankan pentingnya menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, prestasi perlu berjalan seiring dengan pembinaan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap agama dan tanah air.

“Melalui perkemahan ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, disiplin, mandiri, dan mampu menjaga nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Pramuka harus menjadi wadah untuk membentuk pribadi yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan perkemahan tersebut untuk mempererat persaudaraan, belajar bekerja sama, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Perebutan Piala Bergilir Ketua PWNU Kalbar hendaknya menjadi motivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengesampingkan sportivitas dan kebersamaan.

Perkemahan SAKO Pandu Ma’arif NU Kalbar IV dipimpin Dr. Usman selaku ketua, dengan Sayari, M.Pd., sebagai ketua panitia dan Hj. Marsuni sebagai bendahara. Pelaksanaan kegiatan turut didukung tim teknis serta panitia yang bekerja sama menyukseskan seluruh rangkaian acara.

Selama perkemahan, peserta mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja dalam kelompok. Pengalaman belajar di alam terbuka juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk melatih kemandirian serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Bagi SAKO Pandu Ma’arif NU, perkemahan ini bukan sekadar pertemuan antarpeserta dari berbagai daerah, melainkan bagian dari upaya membangun generasi muda yang mampu memadukan kecakapan kepramukaan, nilai-nilai keagamaan, dan semangat nasionalisme.

Nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting di tengah tantangan zaman yang menuntut generasi muda tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki pegangan moral, mampu menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan.

Melalui kegiatan ini, SAKO Pandu Ma’arif NU Kalbar diharapkan terus berperan sebagai wadah pendidikan karakter yang melahirkan kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan cinta tanah air.

Dengan semangat persaudaraan dan kompetisi yang sehat, perebutan Piala Bergilir Ketua PWNU Kalbar diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menumbuhkan pengalaman berharga bagi setiap peserta untuk menjadi generasi yang siap mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda