Ponticity post author Kiwi 28 Oktober 2026

ADG 5 Jadi Panggung Talenta Muda Dayak, Semarakkan Sumpah Pemuda dan HUT ke-255 Pontianak

Photo of ADG 5 Jadi Panggung Talenta Muda Dayak, Semarakkan Sumpah Pemuda dan HUT ke-255 Pontianak

PONTIANAK, SP - Artis Dayak Generation 5 (ADG 5) menjadi wadah bagi generasi muda Dayak untuk mengembangkan bakat, mengasah kreativitas, dan melestarikan seni budaya.

Kegiatan yang dibuka di Rumah Radakng, Pontianak, Selasa malam (27/10/2026), ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Pontianak dan momentum menyambut Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, menegaskan bahwa ADG 5 bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan membangun kepercayaan diri melalui seni dan budaya.

Menurutnya, kegiatan yang kembali diselenggarakan oleh DAD Kota Pontianak tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang positif dan produktif bagi anak muda agar potensi mereka dapat berkembang dan melahirkan prestasi.

“Artis Dayak Generation bukan sekadar panggung hiburan. Kegiatan ini merupakan ruang bagi generasi muda Dayak untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, mengasah kreativitas, serta membangun kepercayaan diri dalam bidang seni dan budaya,” ujar Nenes dalam sambutannya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan ADG 5 bertepatan dengan dua momentum penting bagi masyarakat, yakni peringatan HUT ke-255 Kota Pontianak dan Hari Sumpah Pemuda.

Kedua momentum tersebut, menurutnya, membawa pesan tentang pentingnya berkontribusi bagi kemajuan daerah, memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, serta memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan.

Sebagai organisasi adat yang berada di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), DAD Kota Pontianak, lanjut Nenes, memiliki tanggung jawab untuk mendukung perkembangan generasi muda, termasuk dalam bidang seni dan kebudayaan.

Ia berharap generasi muda Dayak tidak hanya bangga terhadap identitas dan warisan budayanya, tetapi juga mampu tampil percaya diri, kreatif, dan berdaya saing.

Dengan demikian, seni dan budaya Dayak dapat semakin dikenal, tidak hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional.

Menjangkau Sabah dan Sarawak

Nenes juga menyampaikan harapan agar Artis Dayak Generation terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda yang lebih besar. Ke depan, ia ingin kegiatan tersebut dapat menjangkau wilayah yang lebih luas di Pulau Borneo, termasuk Sabah dan Sarawak.

Menurutnya, pengembangan ADG hingga lintas wilayah berpotensi menjadi ruang pertemuan bagi talenta, seni, dan budaya Dayak, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas Dayak di kawasan Borneo.

Ia menegaskan, keberhasilan kegiatan tidak semata-mata diukur dari kemeriahan panggung maupun jumlah penonton, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada generasi muda dan masyarakat.

“Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya diukur dari kemeriahan panggung dan banyaknya penonton, melainkan juga dari manfaat yang kita tinggalkan bagi generasi muda dan masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak

Dalam kesempatan tersebut, Nenes menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemerintah Kota Pontianak, jajaran DAD, panitia, pendiri ADG 5, organisasi lintas etnis, sponsor, mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai dukungan berbagai pihak menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan kegiatan yang membawa semangat kebudayaan, kreativitas, dan persatuan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus terpelihara dan semakin kuat pada tahun-tahun mendatang.

Selain mendorong pengembangan talenta muda, Nenes mengimbau panitia, peserta, pendukung, dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Melalui ADG 5, ia berharap semangat Hari Sumpah Pemuda dan peringatan HUT ke-255 Kota Pontianak dapat diwujudkan melalui upaya nyata dalam merawat kebudayaan, mempererat persaudaraan, serta membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Dayak untuk berkarya dan berprestasi. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda