SAMBAS, SP - Gabungan Sepakbola Kabupaten Sambas (Gabsis) meraih juara dua pada kejuaraan Liga 3 U 22 di Ketapang. Pasukan Laskar Elang Laut harus tumbang di partai final menghadapi tuan rumah Ketapang dengan skor 2-0.
Ketua Askab PSSI Sambas, Eko Supriharino mengungkapkan, posisi runner up yang didapat merupakan prestasi yang membanggakan.
"Hasil ini patut kita syukuri. Alhamdulillah di tahun pengurusan kami yang pertama, dari tiga kejuaraan yang gelar PSSI, dua kejuaraan dijuarai Gabsis, ini sangat membanggakan," kata Eko saat menyambut tim Gabsis U 22 berserta tim manajer di Aula Kantor Bupati Sambas, kemarin.
Ke depannya jelas Eko, Askab PSSI Sambas akan lebih banyak melaksanakan kejuaraan-kejuaraan usia dini di Sambas untuk mengasah kemampuan para pemain. Pada kejuaraan tingkat pelajar tingkat Kalbar, lanjut Eko, Sambas meraih peringkat kedua, kemudian pada kejuaraan yang digelar Kemenpora, Sambas mendapat dua juara pertama.
Setelah menjalani pertandingan Piala Soeratin U 22, para pemain Gabsis U 22 akan dikembalikan ke klub masing-masing sambil menunggu kejuaraan yang mendatang.
"Senin mendatang ada kejuaraan Fogoromas, semoga adik-adik bisa ikut dalam turnamen ini," harapnya.
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili berterima kasih kepada kepada pengurus PSSI, tim manajer, suporter dan masyarakat Sambas atas capaian prestasi Gabsis.
"Capaian ini merupakan prestasi besar, karena dalam kepengurusan Askab PSSI yang baru beberapa bulan sudah meraih double winner dan tempat kedua untuk U 22 i merupakan capaian luar biasa," katanya.
Atbah menilai, sepak bola Sambas saat ini sudah sangat diperhitungkan di Kalimantan Barat. "Saya melihat pemain Sambas sudah memiliki mental juara ini merupakan hal yang luar biasa," ungkapnya.
Atbah juga memberikan bonus untuk para pemain yang berlaga di pertandingan Piala Soeratin U 22. Bonus yang diberikan diharapkan dapat mengasah kemampuan para pemain.
"Semoga mental juara yang sudah terbangun akan meningkatkan prestasi Gabsis dan selalu jaya di Kalimantan Barat," pungkasnya. (noi/jee)