Singkawang post author Kiwi 19 September 2026

Pemkot Singkawang ke Lanud Supadio Bahas Optimalisasi Bandara

Photo of Pemkot Singkawang ke Lanud Supadio Bahas Optimalisasi Bandara Pemkot Singkawang bersama steakholder penerbangan melakukan pertemuan strategis di Lanud Supadio Pontianak

SINGKAWANG, SP - Pemerintah Kota Kota Singkawang, Kepala BMKG Stasiun Singkawang, General Manager AirNav Indonesia Cabang Pontianak, serta DM Lion Air Group Wilayah Pontianak melaksanakan pertemuan strategis dengan Komandan Lanud Supadio Pontianak, Marsma TNI Sidik Setiyono.

?Pertemuan ini digelar guna membahas langkah-langkah optimalisasi operasional Bandara Singkawang yang tidak dapat melayani penerbangan selama satu bulan terakhir karena kabut asap Karhutla.

"Salah satu poin utama yang didiskusikan terkait penggunaan slot time diluar jadwal resmi operasional di Bandara Kota Singkawang pada kondisi Karhutla. Penyesuaian ini dilakukan mempertimbangkan kondisi jarak pandang (visibility) yang jauh lebih ideal pada pagi hari untuk keselamatan penerbangan," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Sabtu (19/9).

Dia menegaskan, pemulihan aktivitas penerbangan menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Singkawang untuk menjaga stabilitas ekonomi dan konektivitas daerah.

Sebelumnya, Pemkot bersama BMKG, AirNav dan dua maskapai (TransNusa & Super Air Jet) telah menyepakati skema penerbangan pagi sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu pemasangan Instrument Landing System (ILS).

?"Kami menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan operasional bandara ini," katanya.

?Ia juga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Komandan Lanud Supadio Pontianak, Marsma TNI Sidik Setiyono atas ruang diskusi dan penerimaan yang sangat baik hari ini.

"Terima kasih serta penghargaan juga kami sampaikan kepada jajaran AirNav Indonesia, BMKG, dan pihak maskapai Super Air Jet atas komitmen, dukungan teknis, serta kerja sama lintas sektor yang luar biasa," ujarnya.

Dia menekankan bahwa pemulihan aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang menjadi prioritas utama demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

?"Langkah-langkah ini kami upayakan demi pergerakan perekonomian Kota Singkawang. Selama satu bulan bandara tidak beroperasi, dampaknya sangat terasa pada sektor pariwisata, perhotelan, hingga usaha kuliner dan restoran. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Singkawang akan terus berkomitmen dan memberi dukungan penuh agar Bandara Singkawang dapat segera beroperasional kembali secara normal seperti sediakala," tegasnya.

?Melalui penyesuaian operasional dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan penerbangan, diharapkan konektivitas udara menuju dan dari Kota Singkawang dapat kembali pulih dalam waktu dekat. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda