Singkawang post author Kiwi 18 September 2026

20 Pecatur Singkawang Bawa Semangat Prestasi di Kejurprov Catur ke-49 Kalbar

Photo of 20 Pecatur Singkawang Bawa Semangat Prestasi di Kejurprov Catur ke-49 Kalbar Kejurprov Catur ke-49 Kalbar Tahun 2026 di Pontianak

SINGKAWANG, SP - Semangat membawa nama Kota Singkawang kembali ditunjukkan para pecatur daerah tersebut dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur ke-49 Kalimantan Barat Tahun 2026.

Sebanyak 20 atlet Percasi Kota Singkawang tampil dalam kejuaraan yang berlangsung di Aula Politeknik Negeri Pontianak, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pontianak.

Kejurprov Catur ke-49 Kalbar Tahun 2026 berlangsung dari tanggal 16 hingga 20 September 2026 dan mempertemukan pecatur dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

"Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat provinsi," kata Ketua Percasi Kota Singkawang, Budi Anggoro, Jumat (18/9).

Kontingen Percasi Singkawang membawa atlet dari beberapa kelompok pertandingan.

"Dari total 20 atlet yang diturunkan, terdiri dari 2 orang kategori veteran, 7 orang kategori senior putra, 2 orang kategori senior putri, serta 9 orang kategori kelompok umur," ujarnya.

Keikutsertaan atlet dalam berbagai kategori tersebut menjadi bagian dari upaya Percasi Singkawang menjalankan pembinaan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang kepada atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mempersiapkan regenerasi pecatur Singkawang.

Budi mengatakan, para atlet yang dikirim ke Kejurprov telah melalui proses persiapan dan seleksi sebelumnya. Menurutnya, komposisi kontingen kali ini merupakan hasil dari proses pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara bertahap.

“Para atlet sudah kita persiapkan dengan matang. Sebelum Kejurprov ini, kita telah melaksanakan seleksi melalui turnamen catur yang kita selenggarakan beberapa bulan lalu. Dari kegiatan tersebut kita bisa melihat kemampuan, konsistensi dan perkembangan para atlet,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, proses seleksi tidak hanya ditujukan untuk melihat hasil pertandingan, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Setelah melalui seleksi dan evaluasi, para atlet kemudian dipersiapkan melalui latihan dan pembinaan untuk menghadapi Kejurprov.

“Persaingan di Kejurprov tentu tidak mudah karena setiap daerah membawa atlet terbaiknya. Karena itu kita meminta atlet untuk fokus pada pertandingan, bermain maksimal dan menjaga konsentrasi. Kita ingin mereka mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya dari kejuaraan ini,” jelasnya.

Budi juga menyoroti keberadaan 9 atlet kelompok umur dalam kontingen Singkawang.

Menurutnya, keikutsertaan atlet usia muda merupakan bagian penting dari program regenerasi agar pembinaan catur di Kota Singkawang dapat terus berjalan.

“Kelompok umur menjadi bagian penting dalam pembinaan. Mereka harus mendapatkan kesempatan bertanding sebanyak mungkin. Dengan bertemu lawan dari daerah lain, mereka akan belajar membaca permainan, mengatur waktu, membangun kepercayaan diri dan mental bertanding,” katanya.

Sementara Ketua KONI Kota Singkawang, Bambang Stiadi menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan para pecatur Singkawang pada Kejurprov Catur ke-49 Kalbar.

Menurut Bambang, kompetisi tingkat provinsi merupakan bagian penting dalam perjalanan pembinaan atlet karena melalui pertandingan tersebut kemampuan atlet dapat diukur secara lebih objektif.

“Keikutsertaan atlet Percasi Singkawang dalam Kejurprov tentu kita dukung. Ini merupakan kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus membawa nama Kota Singkawang dalam kompetisi tingkat provinsi,” ujarnya.

Dia mengapresiasi Percasi Singkawang yang telah melakukan proses seleksi dan pembinaan sebelum mengirimkan atlet. Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan proses yang konsisten dan tidak dapat dilakukan secara instan.

Bambang juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan. Para atlet diharapkan tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga mampu menunjukkan kedisiplinan dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.

“Kita berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan semangat dan penuh tanggung jawab. Jaga nama baik Kota Singkawang, hormati lawan dan junjung sportivitas. Hasil pertandingan tentu penting, tetapi pengalaman yang diperoleh atlet juga sangat berharga bagi pembinaan selanjutnya,” ungkapnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda