GAGAL jadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK), Sri Handayani kini jadi Polwan berpangkat Jenderal Bintang Dua
(Inspektur Jenderal). Kini ia menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.
Mantan
Wakapolda Kalbar ini mendapat pangkat Irjen Pol saat Kapolri Jenderal Idham
Azis, memberikan kenaikan pangkat kepada 42 perwira tinggi dan menengah. Dari jumlah itu, ada 2 polwan yang mendapat
kenaikan pangkat.
Salah satu
Polwan yang mendapatkan kenaikan pangkat adalah Irjen Sri Handayani. Ia menjadi
satu-satunya Polwan dengan jabatan tertinggi dan menjadi jenderal bintang dua
dari Polwan, setelah Basaria Panjaitan yang merupakan mantan Wakil Ketua KPK.
Sri Handayani
sendiri diketahui pernah ikut seleksi Capim KPK, namun gagal. Menurut Kapolri Idham Azis, Irjen Pol Sri Handayani
memiliki prestasi yang bagus dan rekam jejak yang baik di institusi Polri. Itu
sebabnya Idham mempertimbangkan untuk menaikkan pangkatnya.
"Saya ingin memberikan bukti di depan forum ini bahwa
untuk Polwan yang memiliki prestasi bagus memiliki hak yang sama dengan Polki
(polisi laki-laki). Mekanisme penilaian ini semuanya ada di Wanjakti,"
tutur Idham.
Kapolri Idham mengimbau seluruh anggota Polri agar tidak
lagi menganut budaya menghadap atau berkomunikasi dengan dirinya hanya untuk
mendapatkan kenaikan pangkat atau jabatan di Polri. Ia menyatakan, tidak
menutup kemungkinan beberapa bulan kedepan, Polwan berpangkat bintang dapat
menduduki posisi Kapolda sesuai dengan kebutuhan organisasi.
"Karena
dedikasi dan kelebihan kaum hawa yang lembut serta memiliki empati yang lebih
kepada masyarakat," katanya.
Idham
menyebut, Polri telah menegaskan bahwa seluruh anggota baik polisi maupun
polisi wanita harus memiliki kinerja dan pengabdian terbaik kepada institusi
Kepolisian Republik Indonesia.
"Yang
mendapat kenaikan pangkat, syukurilah kenaikan pangkat itu sebagai anugerah.
Bersyukurlah teman-teman semua mendapatkan anugerah itu," kata Idham.
Usai
menjabat sebagai Wakapolda, Irjen Pol Sri Handayani dimutasi dari jabatan lama
sebagai Kepala Brio Perawatan Personel SSDM Polri. Ia adalah Polwan pertama
yang menjabat sebagai Wakapolda Kalbar. Wanita berusia 57 tahun tersebut adalah
lulusan Sepamilsuk Polri 1986.
Selama karirnya, ia pernah menjabat sebagai Wakapolres Metro Jaksel, Kapolres Sragen, Kapolres Karanganyar, Kasepolwan Lemdikpol, Analis Kebijakan Madya Lemdiklat, Analis Kebijakan Madya bidang Gadikwa Robindiklat Polri, hingga Kasat Manggala Praja IPDN.
Kapolri Jenderal Idham Azis sendiri menaikkan pangkat 42 anggota Polri. Hal itu tertuang dalam surat telegram bernomor STR/6/II/KEP./2020 tanggal 12 Februari 2020. Surat telegram tersebut ditandatangani Kepala Biro Pembinaan Karir Asisten Sumber Daya Manusia Brigjen Pol. Dedi Prasetyo. (cnn/mul)