Bengkayang post authorKiwi 05 Februari 2026

Bupati Bengkayang Minta KDMP Diperkuat Regulasi agar Berdampak ke Ekonomi Desa

Photo of Bupati Bengkayang Minta KDMP Diperkuat Regulasi agar Berdampak ke Ekonomi Desa

Bengkayang,SP - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya harus ditopang regulasi yang kuat dan koordinasi lintas sektor agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa serta berdampak langsung bagi masyarakat.

“Agar program Bapak Presiden dapat berjalan lancar di Bengkayang, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini harus didukung oleh regulasi yang kuat dan koordinasi yang solid antarpihak,” kata Sebastianus Darwis saat memimpin rapat koordinasi tindak lanjut pembangunan KDMP di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (4/2).

Ia menekankan penguatan kelembagaan koperasi desa harus dilakukan secara transparan dan terintegrasi, sehingga pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan hukum maupun tata kelola di kemudian hari.

“Kita harus memastikan penguatan kelembagaan ini dilakukan secara transparan dan terintegrasi agar dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat desa,” ujarnya.

Sebastianus menjelaskan KDMP dirancang sebagai motor penggerak ekonomi desa, sehingga peran pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa harus berjalan selaras dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Menurut dia, program strategis nasional tersebut membutuhkan kesamaan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, terutama terkait landasan operasional koperasi, mekanisme pengelolaan, serta model usaha yang sesuai dengan potensi desa.

Rapat koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menyiapkan dukungan teknis dan administratif, termasuk memastikan koperasi desa berjalan sesuai koridor hukum dan mampu menjadi wadah usaha produktif masyarakat.

Pemkab Bengkayang menargetkan implementasi KDMP dapat mendorong percepatan penguatan ekonomi dari tingkat desa, sejalan dengan tujuan swasembada ekonomi berbasis desa.

Rapat koordinasi itu diikuti unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Bengkayang.(nar)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda