Bengkayang post author Kiwi 05 September 2026

DPD Tani Merdeka Indonesia Bengkayang Terbentuk, Yohanes Deki Dipercaya Jadi Ketua

Photo of DPD Tani Merdeka Indonesia Bengkayang Terbentuk, Yohanes Deki Dipercaya Jadi Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bengkayang terbentuk. Yohanes Deki terpilih sebagai ketua dan siap memperjuangkan kepentingan serta kesejahteraan petani.

BENGKAYANG, SP – DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bengkayang mulai memperkuat struktur organisasinya. Melalui rapat koordinasi daerah (Rakorda) perdana yang digelar Jumat (4/9/2026), Yohanes Deki terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bengkayang.

Rakorda berlangsung di Aula Paroki St. Pius X Bengkayang dan dihadiri 17 tokoh masyarakat yang berkecimpung dalam bidang pertanian di Kabupaten Bengkayang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Karateker DPD TMI Bengkayang Yohanes Deki yang sebelumnya menjadi salah satu tokoh yang menginisiasi pembentukan kepengurusan Tani Merdeka Indonesia di daerah tersebut.

Selain menetapkan ketua, forum juga menyepakati Heki Chandra sebagai sekretaris dan Rudi sebagai bendahara.

Setelah struktur Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) terbentuk, peserta Rakorda langsung menyusun formatur untuk sejumlah bidang yang akan memperkuat organisasi.

Sedikitnya 16 bidang disiapkan, mulai dari Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Hubungan Antar Lembaga, Politik, Advokasi dan Bantuan Hukum, Kelautan dan Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Perkebunan Kehutanan Tanaman Pangan dan Hortikultura, hingga Penelitian dan Pengembangan.

Bidang lainnya mencakup Sarana Prasarana dan Investasi, Usaha dan Koperasi, Industri dan Teknologi, Informasi dan Komunikasi, Sosial dan Mitigasi Bencana, Satgas Pertanian, Pemberdayaan Perempuan serta Kepemudaan Petani.

Ketua DPD TMI Bengkayang terpilih Yohanes Deki mengatakan, pembentukan struktur organisasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat keberadaan Tani Merdeka Indonesia di Kabupaten Bengkayang.

Setelah struktur utama terbentuk, pihaknya akan segera melengkapi susunan kepengurusan sekaligus mempersiapkan agenda organisasi ke depan.

“Terima kasih kepada seluruh peserta Rakorda perdana hari ini. Setelah terbentuknya formasi yang baku untuk kepengurusan DPD TMI Bengkayang, selanjutnya kita akan menyusun kelengkapan formasi lainnya,” ujar Yohanes.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan segera melakukan audiensi dengan Bupati Bengkayang untuk membahas kesiapan rencana pelantikan kepengurusan secara lengkap.

Menurut Yohanes, keberadaan Tani Merdeka Indonesia di Bengkayang diharapkan dapat menjadi wadah bersama bagi berbagai elemen yang bergerak di sektor pertanian.

“Sesegera mungkin kita menggelar audiensi bersama Bupati untuk kesiapan rencana pelantikan kepengurusan lengkapnya,” katanya.

Dengan struktur yang mencakup berbagai bidang, DPD TMI Bengkayang ditargetkan mampu menjadi rumah besar bagi petani dan kelompok masyarakat yang berkaitan dengan sektor pertanian.

Organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu mengawal berbagai persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

Postur kepengurusan yang dibentuk dinilai mencerminkan upaya untuk merangkul berbagai unsur dalam dunia pertanian.

Elemen tersebut antara lain gabungan kelompok tani (Gapoktan), tokoh tani, pemerhati pertanian, kelompok perikanan hingga kelompok peternakan.

Petrus, salah seorang peserta Rakorda yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Politik, menilai keberadaan organisasi petani penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi petani.

Menurut dia, tantangan tersebut antara lain perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas serta berbagai persoalan lain yang berkaitan dengan aktivitas pertanian.

“Jika dilihat dari websitenya DPN TMI, jelas bahwa organisasi ini berkomitmen untuk mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, serta permasalahan lainnya yang terkait dengan dunia pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara DPD TMI Bengkayang Rudi, M.Pd mengatakan, peningkatan kesejahteraan petani harus berjalan beriringan dengan upaya mendorong pertanian yang berkelanjutan.

“Organisasi ini juga berfokus pada tujuan untuk pengembangan keberlanjutan lingkungan dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem,” katanya.

Komitmen untuk memperjuangkan kepentingan petani juga menjadi salah satu agenda yang didorong dalam pembentukan DPD TMI Bengkayang.

Heru Kamaruzzaman, yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Perkebunan Kehutanan Tanaman Pangan dan Hortikultura, mengatakan organisasi petani harus mampu memberikan pendampingan sekaligus memperjuangkan hak-hak petani.

Heru sendiri selama ini dikenal berkecimpung dalam sektor pertanian dan perkebunan sebagai Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Bengkayang.

“Sebagai Ormas Petani, ke depannya DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bengkayang dipastikan akan memperjuangkan hak petani, termasuk hak atas tanah, perlindungan terhadap pemerasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta pendidikan untuk meningkatkan kesadaran petani tentang hak-hak mereka dalam mengelola usaha pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan organisasi petani diperlukan agar masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian memiliki wadah untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan pendampingan.

Sementara itu, Adrianus Adu, anggota tim Karateker yang dipercaya memfasilitasi pembentukan DPD TMI Bengkayang, berharap kehadiran organisasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi petani.

Ia berharap berbagai program yang disusun nantinya mampu menyentuh kebutuhan petani secara langsung.

“Semoga dengan berkiprahnya DPD Tani Merdeka Indonesia di Bengkayang kita berharap banyak hal yang akan petani peroleh seperti bantuan sosial, pendistribusian bantuan pangan kepada petani yang membutuhkan, serta pendampingan dalam pengembangan usaha pertanian kecil untuk kesejahteraan petani,” tuturnya.

Dengan terbentuknya struktur awal dan pembagian bidang yang cukup luas, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bengkayang kini bersiap melengkapi kepengurusan.

Langkah berikutnya diarahkan pada konsolidasi organisasi, audiensi dengan pemerintah daerah serta persiapan pelantikan kepengurusan lengkap.

Kehadiran TMI di Bengkayang diharapkan dapat memperkuat ruang perjuangan petani sekaligus mendorong terbentuknya program-program yang mampu meningkatkan kapasitas, perlindungan dan kesejahteraan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda