Ketapang post authorKiwi 18 Mei 2026

Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Ketapang

Photo of Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Ketapang Sekda Ketapang, Repalianto mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di lahan Kelompok Tani Usaha Baru, Jalan Pematang Mangeris, Desa Sukamaju

KETAPANG, SP -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang akan terus mendorong sinergi lintas sektor, guna meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.Upaya memperkuat ketahanan pangantidak hanya jagung, tetapi juga terhadap komoditi lain yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Ketapang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto SSosMSi menyampaikan penegasan tersebut ketika mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada jagung nasional yang digelar Polres Ketapangdi lahan Kelompok Tani (Poktan) Usaha Baru, Jalan Pematang Mangeris, Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan, Sabtu (16/5).Kegiatan tersebut terhubung secara daring melalui Zoom Meeting dengan kegiatan Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Launching 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan GiziPolri yang dipimpin Presiden Republik Indonesia bersama Kapolri dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.

Panen raya nasional tersebut diikuti secara serentak oleh 36 Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia. Program tersebut berhasil menghasilkan sekitar 1,23 juta ton jagung sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Sekda Repalianto menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan jajaran kepolisian bersama masyarakat dalam mendukung peningkatan produksi jagung di daerah.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pihak kepolisian bersama masyarakat untuk menanam jagung dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia,” ujarnya.

Sekda Repalianto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam upaya memperkuat sektor pangan di Kabupaten Ketapang.

“Pemkab Ketapang pasti akan mendorong dan selalu bersinergi dengan semua pihak yang terlibat untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Ketapang,” katanya.

Sekda Repalianto menegaskan, dukungan Pemkab Ketapang tidak hanya difokuskan pada komoditas jagung, tetapi juga berbagai sektor pertanian lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Kami ke depan pasti akan mensupport dan berupaya untuk lebih meningkatkan lagi dengan kerja sama yang ikhlas. Kita tingkatkan lagi semua, tidak hanya jagung tetapi juga komoditi yang lain,” ungkapnya.

Sekda Repalianto menilai Kabupaten Ketapang memiliki potensi pertanian yang sangat besar, karena didukung ketersediaan lahan yang luas dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

“Untuk potensi, kita semua tahu bahwa Ketapang mempunyai potensi yang besar, luas lahan relatif lebih luas dari tempat lain. Jadi tidak ada alasan, yang paling penting adalah kerja sama dan sinergitas semua pihak untuk lebih meningkatkan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Tuban tampak menggunakan kendaraan Maung MV3 Garuda berpelat RI 1 untuk meninjau sejumlah stan inovasi binaan Polri.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian Presiden ialah produk arang briket berbahan tongkol jagung.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada Polri dan seluruh pihak yang dinilai bekerja keras dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Presiden Prabowo juga meresmikan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Ground Breaking10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu 16 Mei 2026 pukul 15.06 WIB, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri serta panen raya jagung yang dibina oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya nyatakan dimulai,” ujar Presiden sembari menekan tombol sirine.

Usai peresmian, Presiden Prabowo turut mengoperasikan traktor pemanen jagung atau Combine Corn Harvester untuk menunjukkan pemanfaatan teknologi modern dalam mempercepat proses panen dibandingkan metode manual.

Mengenakan topi koboi, PresidenPrabowo mengemudikan alat panen tersebut sejauh kurang lebih 100 meter di area pertanian jagung sebelum akhirnya meninggalkan Kabupaten Tuban menggunakan Helikopter Kepresidenan dari Lapangan Desa Pucangan, Kecamatan Montong.(rls)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda