Bengkayang,SP- Polres Bengkayang melepas ekspor perdana sebanyak 100 ton jagung hasil panen raya kuartal II tahun 2026 ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (16/5).
Ekspor komoditas pertanian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya membuka pasar hasil pertanian lokal hingga ke luar negeri.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, ekspor jagung tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah, petani, dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan sektor pertanian di wilayah perbatasan.
“Ekspor ini menjadi langkah positif untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat perbatasan,” kata Syahirul Awab di Bengkayang, Minggu (17/5).
Ia mengatakan pengiriman jagung ke Malaysia menunjukkan hasil pertanian Bengkayang memiliki potensi bersaing di pasar internasional, khususnya negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Barat.
Menurut dia, ekspor tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil panen petani sekaligus memperluas akses pasar komoditas pertanian lokal.
Sebanyak 100 ton jagung diberangkatkan menggunakan 10 truk melalui PLBN Jagoi Babang menuju Malaysia sebagai tahap awal pengiriman hasil panen raya jagung kuartal II tahun 2026.
Syahirul menambahkan posisi strategis Bengkayang sebagai daerah perbatasan dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan perdagangan komoditas pertanian lintas negara.
Karena itu, pihaknya mendukung penguatan sektor pertanian melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait agar hasil pertanian masyarakat dapat terus berkembang dan memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi warga.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam laporan virtual kepada Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan panen raya jagung serentak kuartal II tahun 2026 dilaksanakan di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi produksi sekitar 1,23 juta ton jagung.
“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ujar Kapolri.