PONTIANAK, SP – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat, khususnya pada sektor jalan, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di bidang konstruksi jalan guna mewujudkan target kondisi jalan mantap mencapai 80 persen.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan GAPENSI, GATENSI, dan HPJI akan menyelenggarakan Pelatihan Tenaga Ahli Bidang Jalan yang dijadwalkan berlangsung pada 2–6 Juni 2026 mendatang.
Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan, telah dilaksanakan rapat koordinasi kecil pada Jumat, 15 Mei 2026. Rapat tersebut dihadiri Mei Purwowidodo, Tirto Admojo, Yanti, dan Fajar Purnomo.
Dalam pertemuan itu dibahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari penyusunan rundown acara, materi pelatihan, hingga penentuan instruktur yang akan memberikan pembekalan kepada para peserta.
Tak hanya itu, rapat juga berkembang pada pembahasan rencana pelaksanaan seminar nasional yang akan dirangkaikan dengan kegiatan pelatihan tersebut. Seminar nasional itu direncanakan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara Gubernur Kalimantan Barat direncanakan menjadi keynote speaker.
Wakil Ketua Formajakon Kalbar, Mei Purwowidodo, mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga ahli bidang jalan di Kalimantan Barat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, asosiasi jasa konstruksi, dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga ahli bidang jalan di Kalimantan Barat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, asosiasi jasa konstruksi, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk realisasi program kerja Formajakon Kalbar dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan. (aep)