Mempawah post author Kiwi 08 Juli 2026

Aliansi Sopir Demo Solar Langka, Erlina Janji Tindaklanjuti Kelangkaan Solar Subsidi

Photo of Aliansi Sopir Demo Solar Langka, Erlina Janji Tindaklanjuti Kelangkaan Solar Subsidi Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Sopir Kabupaten Mempawah kembali menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati Mempawah, Selasa (7/7). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas sulitnya memperoleh bahan bakar minyak jenis solar.

MEMPAWAH, SP – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Sopir Kabupaten Mempawah kembali menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati Mempawah, Selasa (7/7). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Para peserta aksi datang menggunakan rombongan truk yang diparkir di halaman hingga di luar kawasan Kantor Bupati Mempawah.

Kedatangan massa aksi disambut langsung oleh Bupati Mempawah, Erlina, jajaran DPRD Kabupaten Mempawah, Kapolres Mempawah, perwakilan Kodim 1201/Mempawah, serta sejumlah pejabat terkait.

Selama aksi berlangsung, pengamanan dilakukan oleh personel Polri, Satpol PP, dan TNI untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Koordinator aksi, Umar Faruq Noer, mengatakan aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya. Menurutnya, para sopir ingin mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sulitnya memperoleh solar bersubsidi.

"Memang sudah ada monitoring yang dilakukan Satgas. Namun, belum menunjukkan hasil yang nyata, sementara persoalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Karena itu, kami kembali melakukan aksi ini," tegasnya.

Ia mengatakan, kelangkaan solar bersubsidi hampir terjadi di seluruh SPBU di wilayah Kabupaten Mempawah.

"Hari ini kami tidak mengerahkan seluruh massa karena masih menghargai masyarakat pengguna jalan dan menjaga kondusivitas Kabupaten Mempawah. Kami berharap pemerintah juga menghargai perjuangan kami," ujarnya.

Umar berharap hasil audiensi yang dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah dapat direalisasikan sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan.

"Jika hasil audiensi ini tidak sesuai dengan yang dijanjikan, kami akan kembali melakukan aksi lanjutan," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina, menerima langsung perwakilan Aliansi Sopir untuk melakukan audiensi terkait keluhan sulitnya memperoleh solar bersubsidi.

Dalam audiensi tersebut disepakati beberapa poin, di antaranya menggelar rapat bersama pimpinan atau pemilik SPBU, Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi Kabupaten Mempawah, serta perwakilan Aliansi Sopir Kabupaten Mempawah. Selain itu, Satgas diminta memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi dengan melibatkan para sopir sebagai mitra dalam memberikan informasi dan solusi.

Pemerintah juga berkomitmen mengusut tuntas oknum aparat, petugas SPBU, maupun pihak lain yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan BBM solar bersubsidi. Pengawasan terhadap penyaluran solar bersubsidi kepada nelayan juga akan diperketat guna memastikan distribusi berjalan adil, transparan, tepat sasaran, dan bebas dari praktik percaloan.

"Dari poin-poin kesepakatan tersebut, apabila pemilik SPBU diundang dalam rapat tetapi tidak hadir dan tidak memberikan kejelasan terkait persoalan ini, maka SPBU yang bersangkutan akan disegel sementara," tegas Erlina.

Ia berharap pertemuan yang melibatkan seluruh pihak dapat menghasilkan solusi atas persoalan yang dihadapi para sopir.

"Semoga permasalahan ini dapat segera diselesaikan sehingga situasi di Kabupaten Mempawah tetap kondusif," pungkasnya. (ben)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda