JAKARTA, SP - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada 4–6 Desember 2025 di Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Agenda ini diproyeksikan menjadi ruang strategis bagi Hanura untuk memperkuat konsolidasi ideologis, memperbarui struktur organisasi, dan meningkatkan kualitas kader legislatif daerah dalam menghadapi tantangan politik nasional.
Rakernas dan Bimtek tahun ini melibatkan pengurus partai dari seluruh Indonesia, mulai dari jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), para Ketua dan Sekretaris DPD Provinsi, hingga Perwakilan DPC Kabupaten/Kota.
Kehadiran struktur kepengurusan secara lengkap mencerminkan komitmen Hanura dalam memperkuat koordinasi dan memastikan keseragaman langkah politik dari pusat hingga ke tingkat ranting.
Selain peserta Rakernas, kegiatan Bimtek juga diikuti oleh seluruh anggota DPRD dari Fraksi Hanura baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Rakernas 2025 dipusatkan pada penetapan Arah Besar Perjuangan Partai Hanura untuk periode 2025–2029.
Forum ini akan menyelaraskan program kerja nasional dengan kebutuhan daerah, serta menindaklanjuti penyempurnaan AD/ART sebagai tindak lanjut keputusan Munas IV di Bali.
Dalam proses ini, Hanura kembali menegaskan visi perjuangan politik yang berpihak kepada pembangunan daerah sebagai fondasi utama kemajuan nasional.
Konsistensi pada orientasi tersebut menjadi pedoman bagi seluruh kader dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah masing-masing.
Selain agenda ideologis, Rakernas juga menjadi ruang pemaparan hasil harmonisasi regulasi internal partai, penjabaran program kerja nasional jangka menengah, serta penyusunan strategi pemenangan legislatif dan eksekutif di seluruh tingkatan.
Pembahasan mengenai penguatan jejaring kader dan percepatan konsolidasi di daerah juga menjadi bagian penting untuk menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.
Bimtek Nasional yang menjadi rangkaian kegiatan Rakernas dirancang untuk melakukan standarisasi dan peningkatan kapasitas kader legislatif.
Melalui Bimtek ini, Hanura menegaskan pentingnya kesamaan arah perjuangan di antara seluruh anggota DPRD, sekaligus memastikan bahwa para legislator Hanura memiliki kompetensi dan pemahaman yang kuat dalam menjalankan tugas representasi, pengawasan, dan advokasi kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Upaya peningkatan kualitas kader ini akan ditindaklanjuti dengan forum-forum lanjutan seperti diskusi kelompok terarah, sarasehan, dan kegiatan lapangan.
Partai Hanura menargetkan agar penyelenggaraan Rakernas dan Bimtek tahun 2025 dapat menghasilkan keputusan strategis yang menjadi acuan pergerakan partai, memperkuat kapasitas legislatif di semua tingkatan, dan membangun soliditas nasional yang lebih kuat dari pusat hingga ke struktur paling bawah.
Melalui kegiatan ini, Hanura menegaskan tekad untuk terus berdiri bersama rakyat, bergerak untuk kemajuan daerah, dan bekerja demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Rakernas dan Bimtek 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan konsolidasi internal Partai Hanura sekaligus mempertegas posisi partai dalam percaturan politik nasional menuju periode 2025–2029.
"Rakernas ini agenda rutin. Hanura juga akan bekerja dengan Kemendagri untuk Bimtek," kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) saat Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (2/11/2025).
Agenda Rakernas dan Bimtek ini, tutur OSO, menjadi ajang konsolidasi ideologis dan organisatoris partai dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan.
Selain itu, lewat agenda ini, Hanura ingin melakukan penajaman strategi pemenangan legislatif dan eksekutif di seluruh daerah, serta memperkuat visi perjuangan politik kader agar lebih berpihak kepada daerah sebagai kompas perjuangan Partai Hanura.
Bimtek, sambung OSO, juga digelar sebagai upaya dan standarisasi dan peningkatan kualitas kader legislatif, serta memastikan seluruh kader legislatif satu garis perjuangan partai dengan cita-cita rakyat.
"Rakernas dan Bimtek akan menelurkan keputusan strategis, meningkatkan kualitas kader legislatif, yang mampu mengadvokasi rakyat secara nyata, dan tercipta soliditas nasional yang kokoh dari pusat sampai ranting," ungkapnya.
Partai Hanura, tegas OSO, akan terus berdiri tegak untuk rakyat, bergerak untuk kemajuan daerah, dan bekerja untuk masa depan Indonesia.
"Tagline kita tetap berpihak kepada daerah. Daerah makmur, Indonesia makmur," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Hanura Akhmad Muqowam menambahkan, materi Rakernas dan Bimtek salah satunya fokus untuk peningkatakan kualitas anggota DPRD Hanura di daerah.
"Upgrade kader ini penting, agar khususnya anggota legislatif, semakin optimal menjalankan fungsinya. Ke depan, tak hanya Bimtek, akan ada FGD, sarasehan, hingga kunjungan lapangan," ujarnya.
Arah Besar Perjuangan 2025–2029 Ditetapkan
Rakernas tahun ini akan dihadiri oleh pengurus DPP Partai Hanura, seluruh Ketua dan Sekretaris DPD Provinsi, perwakilan DPC kabupaten/kota se-Indonesia, serta pimpinan badan dan lembaga partai.
Kehadiran struktur lengkap dari pusat hingga daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi program kerja ke seluruh wilayah.
Selain peserta Rakernas, kegiatan Bimtek juga diikuti oleh seluruh anggota DPRD dari Fraksi Hanura se-Indonesia, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Rakernas 2025 difokuskan pada penetapan Arah Besar Perjuangan Partai Hanura untuk periode 2025–2029. Agenda ini juga membahas penyelarasan program kerja partai dari tingkat nasional hingga provinsi dan kabupaten/kota, serta mendengarkan laporan penyempurnaan AD/ART sebagai amanat Munas IV Partai Hanura di Bali.
Partai Hanura kembali menegaskan visi perjuangan politik “Berpihak Kepada Daerah” sebagai kompas bagi seluruh kader dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Rakernas akan memaparkan hasil harmonisasi regulasi internal yang telah diselesaikan oleh Tim Penyempurnaan AD/ART. Selain itu, partai juga mempresentasikan Program Kerja Nasional 2025–2029 yang disusun dengan terukur, realistis, dan fokus pada capaian.
Forum ini juga akan membahas strategi pemenangan legislatif dan eksekutif pada seluruh tingkatan, termasuk penguatan jejaring dan konsolidasi kader di daerah.
Dalam rangkaian kegiatan, Partai Hanura menyelenggarakan Bimtek nasional sebagai upaya standarisasi dan peningkatan kualitas kader legislatif. Bimtek ini ditujukan untuk memastikan seluruh kader DPRD memiliki pemahaman yang sama terhadap garis perjuangan Partai Hanura yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Melalui Rakernas dan Bimtek ini, Partai Hanura menargetkan beberapa hal penting, tersusunnya keputusan strategis sebagai pedoman gerak partai di semua tingkat.
Peningkatan kualitas anggota legislatif dalam mengadvokasi kepentingan masyarakat, terbangunnya soliditas nasional yang kuat dari pusat hingga ranting.
Partai Hanura menegaskan komitmennya untuk terus Berdiri Tegak untuk Rakyat, Bergerak untuk Kemajuan Daerah, dan Bekerja untuk Masa Depan Indonesia.
Rakernas dan Bimtek 2025 ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempertegas posisi Partai Hanura dalam percaturan politik nasional. (ril/dok)