Singkawang post authorelgiants 02 Maret 2026

OSO Hadiri Cap Go Meh 2026 di Singkawang

Photo of OSO Hadiri Cap Go Meh 2026 di Singkawang

SINGKAWANG, SP – Perayaan Festival Cap Go Meh Kota Singkawang tahun 2026 akan berlangsung, hari ini, Selasa 3 Maret 2026, dengan rangkaian acara budaya yang sudah mulai digelar sejak beberapa hari terakhir, termasuk pawai lampion yang disemarakkan oleh ratusan kelompok masyarakat. 

Festival tahunan ini menjadi salah satu perayaan budaya Tionghoa terbesar di Indonesia dan dikenal luas sebagai daya tarik wisata budaya nasional.

Puncak perayaan diawali dengan parade tatung yang diikuti oleh 727 peserta dari berbagai kategori (tandung dengan dan tanpa tandu, miniatur, jelangkung, naga, barongsai dan lain-lain). 

Pemkot Singkawang telah menyebarkan ratusan undangan kepada pejabat pusat dan tokoh nasional, serta beberapa tamu dari luar negeri, sebagai bagian dari upaya mengangkat profil Singkawang sebagai destinasi pariwisata budaya yang mendunia. 

Beberapa pejabat dan tokoh tinggi negara yang diundang dan mengkonfirmasi kehadiran antara lain, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Menteri Kebudayaan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, tokoh nasional, Oesman Sapta Odang, tokoh intelijen dan militer, Hendropriyono, perwakilan kepala daerah, seperti Gubernur Kalimantan Barat dan Gubernur Maluku Utara

Beberapa perwakilan lembaga negara jiga hadir , termasuk wakil dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) dan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) serta Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia .

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie

menegaskan bahwa perayaan Cap Go Meh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang terus dipelihara.

“Festival Cap Go Meh ini bukan sekedar agenda tahunan, namun budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Singkawang. Tradisi ini lahir dan tumbuh dalam keberagaman, sekaligus menjadi simbol keharmonisan antarumat beragama dan etnis,” katanya, kemarin.

Tjhai Chui Mie juga menekankan peran tradisi dalam membangun toleransi sosial di tengah keberagaman masyarakat. 

Dia juga menyatakan bahwa perayaan tahun ini sangat istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, yang menunjukkan nilai toleransi dan kebersamaan yang kuat di kota tersebut. 

Target 1 Juta Kunjungan Wisatawan

Pemkot Singkawang menargetkan kunjungan wisatawan pada perhelatan Festival Cap Go Meh tahun 2026 sebanyak 1 juta kunjungan.

"Pada tahun 2023 kunjungan wisatawan ada sebanyak 606.663 kunjungan, tahun 2024 dikarenakan ada Pilpres sehingga Singkawang hanya menggelar mini Cap Go Meh masih dihadiri 305.496 kunjungan dan tahun 2025 dihadiri sebanyak 702.056 kunjungan," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.

Di tahun 2026, pihaknya menargetkan sebanyak 1 juta, karena jika dilihat tingkat kunjungan dari tahun 2023 ke 2025 naiknya 100 lebih kunjungan.

"Artinya ini adalah potensi yang sangat menarik untuk orang datang ke Kota Singkawang untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh ini," ujarnya.

Tjhai Chui Mie juga menambahkan bahwa Festival Cap Go Meh merupakan salah satu acara tahunan yang paling dinantikan di Kota Singkawang dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

"Kita berharap dengan target kunjungan yang tinggi ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjadikan Kota Singkawang sebagai destinasi wisata yang lebih maju dan sejahtera," harapnya.

Hotel Penuh Dipesan

Sejumlah hotel di Kota Singkawang sudah Full Boking jelang Festival Cap Go Meh.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Singkawang, Mokhlis mengatakan, secara keseluruhan jumlah hotel di Singkawang ada 47 unit.

"Dari jumlah itu, ada beberapa hotel yang sudah penuh, antaralain, Hotel Swiss Belinn, Hotel Mahkota, Hotel Sentosa, Hotel Hongkong In, Hotel Cyodhai, Hotel City Room dan Penginapan Bobo In," kata Mokhlis.

Sementara hotel lain diprediksikan juga akan full boking.  Mokhlis menambahkan, Festival Cap Go Meh tahun ini diprediksi akan menarik banyak wisatawan untuk mengunjungi Kota Singkawang.

"Dengan adanya Festival Cap Go Meh, kita berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat," ujarnya.

TNI-Polri Siap Amankan Festival Cap Go Meh 2026

Aparat kepolisian dan TNI akan bersinergi melakukan pengamanan pada perayaan

Festival Cap Go Meh.

"Pada pelaksanaan pengamanan ini, kami sudah menggelar Operasi Liong Kapuas 2026 untuk memberikan pengamanan pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026," kata Waka Polres Singkawang, Kompol Riko Syafutra.

Dalam operasi ini, pihaknya melibatkan 935 personel gabungan. Pengamanan sudah dimulai sejak 16 Februari hingga 4 Maret 2026.

"Dalam pengamanannya, kami di backup personel dari Polda Kalbar dan tiga Polres penyangga seperti Polres Sambas, Bengkayang dan Mempawah," ujarnya.

Sementara Dandim 1202/Skw, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar menambahkan TNI berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penyelenggaraan Cap Go Meh di Kota Singkawang.

"Kita tahu keberagaman di Kota Singkawang ini merupakan kekuatan dan kami sadar jika kekuatan itu harus saling menjaga," katanya.

Aparat TNI, kata dia kuga telah ditempatkan di titik-titik berdasarkan koordinasi dengan aparat kepolisian.

“Kami juga telah melaksanakan upaya-upaya prepentiv melalui Bhabinsa-Bhabinsa kami untuk memitigasi yang namanya riak-riak maupun kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan," ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merayakan Festival Cap Go Meh dengan saling menghormati dan bergotong royong sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Ketua panitia pelaksana perayaan tatung di Singkawang tahun 2026 menyebut,  ribuan peserta telah siap memeriahkan atraksi yang menjadi ikon unik festival ini.

“Jumlah peserta tatung tahun ini sebanyak 727 orang, ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi yang telah menjadi identitas Kota Singkawang,” katanya.

Panitia lanjutnya juga memastikan semua fasilitas utama seperti panggung kehormatan dan tempat duduk penonton telah disiapkan sesuai target, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat dan tamu undangan.  (rud)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda