Ponticity post authorKiwi 04 Desember 2025

Tak Kenal Lelah, Windy Perjuangkan Sarpras Olahraga Kalbar Hingga Masuk Meja KSP

Photo of Tak Kenal Lelah, Windy Perjuangkan Sarpras Olahraga Kalbar Hingga Masuk Meja KSP Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari mempresentasikan kondisi sarpras olahraga Kalbar dihadapan Kantor Staf Presiden.

PONTIANAK,SP - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar terus memaksimalkan peningkatan sarana dan prasarana olahraga di Kawasan Gelora Khatulistiwa. Langkah ini bukan hanya untuk menciptakan fasilitas latihan yang layak bagi atlet, tetapi juga untuk memberikan ruang olahraga yang nyaman bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Windy Prihastari, Disporapar Kalbar tak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga aktif memperjuangkan perbaikan fasilitas ke tingkat pusat. Dua prioritas utama yang terus diperjuangkan adalah perbaikan Sintetik Track Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak dan Mess Atlet SPOBNAS Provinsi Kalbar.

Momentum penting terjadi ketika Windy Prihastari diundang langsung oleh Kantor Staf Kepresidenan (KSP) untuk mempresentasikan kondisi sarpras olahraga Kalbar kepada jajaran Tenaga Ahli Utama Deputi III KSP, pada Rabu (3/12/2025) di Jakarta.

Windy menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat KSP setelah sebelumnya menerima laporan dan melakukan kunjungan kerja ke Kalbar pada 27 November 2025.

"Terima kasih kepada KSP yang memberi kesempatan untuk mempresentasikan langsung kondisi sarpras di Kalbar dan kebutuhan dukungan pusat untuk pengembangan atlet,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Windy memaparkan rangkaian upaya penataan yang telah dilakukan sejak 2020, khususnya pengembalian fungsi kawasan Gelora Khatulistiwa sebagai pusat aktivitas olahraga.

Windy menjelaskan bahwa Kawasan Olahraga Khatulistiwa memiliki sejumlah venue penting, seperti Stadion Sepakbola, Gedung Olahraga, hingga Lapangan Tenis. Namun, sebagian kawasan sempat berubah fungsi menjadi area komersial.

"Pemprov bersama Disporapar berupaya mengembalikan fungsi kawasan tersebut menjadi pusat olahraga,” jelasnya.

Selain normalisasi fungsi kawasan, sejumlah pembangunan juga dilakukan, seperti Lapangan Tembak dan GOR Terpadu A. Yani bertaraf internasional.

Namun demikian, masih terdapat venue yang mengalami kerusakan dan berpotensi menghambat pembinaan atlet.

"Kami terus meminta dukungan pemerintah pusat untuk perbaikan venue seperti Track Sintetik SSA dan Mess Atlet SPOBNAS agar dapat berfungsi maksimal,” tegas Windy.

Dalam paparan tersebut, Windy juga menyinggung program Bloddar Khatulistiwa, sebuah inisiatif yang ia luncurkan pada 2021 untuk mengajak masyarakat bersama-sama merevitalisasi GOR Khatulistiwa.

Kunjungan KSP sebelumnya telah meninjau sejumlah fasilitas, seperti Asrama Atlet PPLP yang kini menjadi SPOBNAS Kalbar, lintasan sintetik Stadion SSA, GOR Terpadu, serta Wisma Atlet tempat para atlet menjalani pemusatan latihan.

Tenaga Ahli Utama KSP, Lindsey Afsari Puteri, turut mengapresiasi inisiatif Windy memindahkan sementara para atlet SPOBNAS ke Wisma Atlet akibat rusaknya asrama lama.

Upaya Windy tidak berhenti di KSP. Ia juga telah membawa aspirasi perbaikan sarpras ke Kemenpora dan Komisi X DPR RI agar sejumlah kebutuhan olahraga Kalbar mendapat perhatian lebih luas.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda