PONTIANAK, SP - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Barat (DPRD Kalbar) dari Partai Hanura, Dian Eka Muchairi, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (ketua Pengprov FORKI) Kalbar Masa Bakti 2026-2030.
Ia terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) FORKI Kalbar yang berlangsung di G-Hotel Pontianak, Sabtu (30/5/2026).
Musprov FORKI Kalbar tersebut dihadiri Ketua FORKI Kalbar Masa Bakti 2021-2026, Karolin Margret Natasa, Wakil Ketua Umum VI KONI Kalbar Dedy Supriyadi, perwakilan perguruan karate yang ada di Kalbar, serta perwakilan FORKI kabupaten/kota se-Kalbar yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketua.
Terpilihnya Dian Eka Muchairi menjadi nahkoda baru FORKI Kalbar menandai dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa olahraga karate Kalbar semakin maju dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Dian menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh pemilik suara dan berkomitmen menjadikan FORKI Kalbar sebagai wadah pemersatu seluruh perguruan karate.
“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya untuk memimpin FORKI Kalbar. Ini bukan sebuah kemenangan pribadi, tetapi amanah bersama untuk memajukan karate di Kalbar. Saya mengajak seluruh perguruan dan pengurus FORKI kabupaten/kota untuk bergandengan tangan membangun organisasi yang solid dan berorientasi pada prestasi,” ujar Dian.
Menurutnya, pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan akan menjadi prioritas utama kepengurusannya.
“Kita ingin membangun sistem pembinaan yang terukur dan berjenjang. Atlet-atlet muda Kalbar memiliki potensi besar yang harus kita dukung bersama agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan FORKI Kalbar sebagai rumah besar bagi seluruh insan karate tanpa membedakan latar belakang perguruan.
“FORKI harus menjadi wadah yang menyatukan seluruh potensi karate di Kalimantan Barat. Kita ingin membangun pembinaan yang berjenjang, profesional, dan berorientasi pada prestasi. Yang paling penting adalah menjaga kebersamaan serta semangat persaudaraan antarperguruan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa fokus kepengurusannya ke depan adalah memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta memperbanyak kejuaraan sebagai sarana pembentukan mental tanding karateka Kalbar.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Kita harus membangun fondasi yang kuat mulai dari dojo, pengcab, hingga tingkat provinsi. Saya ingin FORKI Kalbar hadir untuk mendukung seluruh potensi atlet agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Berpengalaman Membina Karate Melalui KKI Kota Pontianak
Sosok Dian Eka Muchairi bukanlah figur baru dalam dunia karate Kalbar. Selama ini ia dikenal aktif melakukan pembinaan melalui jabatannya sebagai Ketua Pengurus Cabang Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Kota Pontianak.
Di bawah kepemimpinannya, KKI Kota Pontianak terus melakukan pembinaan terhadap karateka muda dan aktif mengikuti berbagai kejuaraan. Dalam Musprov KKI Kalbar tahun 2022, Dian juga menyatakan komitmennya untuk terus membina kohai-kohai muda menuju prestasi di berbagai ajang karate.
Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu modal penting yang dinilai mampu membawa FORKI Kalbar lebih maju dan kompetitif.
Sejumlah peserta Musprov menilai rekam jejak Dian dalam organisasi, baik di bidang olahraga maupun politik, menjadi nilai tambah dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung kemajuan karate di Kalbar.
Dikenal Mengedepankan Konsolidasi dan Kebersamaan
Selain aktif di dunia olahraga, Dian Eka Muchairi juga dikenal sebagai tokoh organisasi yang mengedepankan konsolidasi dan kebersamaan.
Dalam kepemimpinannya di Partai Hanura Kalbar, ia beberapa kali menekankan pentingnya soliditas organisasi dan kerja kolektif untuk mencapai tujuan bersama.
Semangat yang sama diyakini akan diterapkan dalam mengelola FORKI Kalbar.
“Keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi oleh kerja sama seluruh pengurus, pelatih, atlet, dan perguruan. Karena itu saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun karate Kalimantan Barat yang lebih berprestasi,” tegasnya.
Dengan terpilihnya Dian Eka Muchairi sebagai Ketua FORKI Kalbar periode 2026-2030, para insan karate di Bumi Khatulistiwa berharap lahir berbagai program pembinaan yang berkelanjutan serta peningkatan prestasi atlet menuju ajang regional, nasional, hingga internasional.
Dukungan Solid Stakeholder dan Pemerintah
Ketua FORKI Kalbar periode 2021-2026, Karolin Margret Natasa, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program-program pembinaan yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru bagi kemajuan karate di Kalbar.
“Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjaga soliditas organisasi dan terus meningkatkan prestasi karate Kalbar. FORKI adalah rumah besar bagi seluruh perguruan, sehingga kebersamaan harus terus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum VI KONI Kalbar, Dedy Supriyadi, menyampaikan bahwa KONI Kalbar siap bersinergi dengan FORKI dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga karate.
“Karate merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk menyumbangkan prestasi bagi Kalimantan Barat. Kami berharap kepengurusan baru dapat memperkuat pembinaan atlet sehingga mampu bersaing pada berbagai event nasional,” katanya.
Dengan terpilihnya Dian Eka Muchairi secara aklamasi sebagai Ketua FORKI Kalbar periode 2026-2030, diharapkan olahraga karate di Kalbar semakin berkembang, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta memperkuat persatuan seluruh perguruan karate yang berada di bawah naungan FORKI Kalbar. (mul)