PONTIANAK. SP — Di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat, kemarau panjang, serta meningkatnya kebutuhan air bersih akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Dewan Pimpinan Daerah Banteng Muda Indonesia (DPD BMI) Kalimantan Barat bersinergi dengan DPP BMI kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui aksi "BMI PERDULI".
Kali ini, BMI menyalurkan air bersih dan air RO yang dapat langsung dikonsumsi kepada masyarakat, yang dipusatkan di halaman Yayasan Islamiyah di Jalan Imam Bonjol No.88, Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara
Lusia Rosalina, Wakil Ketua DPD BMI Kalbar, mengatakan bahwa kondisi masyarakat saat ini membutuhkan perhatian dan kepedulian nyata. Ketika udara tercemar kabut asap dan sumber air semakin sulit diperoleh, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendasar.
“Di tengah kondisi seperti ini, kita tidak boleh hanya melihat dan prihatin. Harus ada tindakan nyata. Banteng Muda Indonesia (BMI) ingin hadir bersama masyarakat, berbagi dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih, meskipun dari langkah kecil yang kami lakukan.” ujar Lusia
Menurutnya, aksi 'BMI PERDULI' ini tidak berhenti di satu lokasi. BMI Kalbar bersama DPP BMI akan terus berupaya hadir di titik-titik lain yang membutuhkan bantuan air bersih.
“Kepedulian tidak boleh ikut mengering. Selama masyarakat membutuhkan, BMI akan terus bergerak dan hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan sosial yang dilanksanakan oleh DPD BMI Kalbar dan DPP BMI ini terus berjalan dimana masyarakat membutuhkan. Dan besok kegiatan yang sama akan digelar di lokasi jalan tanjung sari Pontianak Tenggara. (Dit)