Sanggau post author Kiwi 23 Juni 2026

Panitia Gawai Adat Dayak Kembali Laksanakan Rapat, Persiapan Capai 80 Persen

Photo of Panitia Gawai Adat Dayak Kembali Laksanakan Rapat, Persiapan Capai 80 Persen

SANGGAU. SP - Panitia Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026 kembali melaksanakan rapat di Aula Kantor Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 23 Juni 2026. Tema gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII tahun ini yakni 'Dayak Lestari dan Bermartabat'

Rapat dihadiri langsung Ketua Panitia Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau, Marselus Junihardi, Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Sanggau, Urbanus, dan unsur panitia. Untuk diketahui gawai adat dayak akan dilaksanakan pada 7 sampai 9 Juli 2026 di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau.


Ketua Panitia Gawai, Marselus Junihardi mengatakan, rapat hari ini untuk menyingkronkan kegiatan gawai adat dayak bersama DAD Kecamatan sebagai peserta.

"Agar kegiatan ini saling nyambung dan saling menutupi di mana yang harus kita laksanakan dalam kegiatan Gawai. Kemudian juga kita mencari informasi di mana yang harus kita perbaiki dalam kegiatan gawai agar, kegiatan gawai ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Sampai saat ini, lanjut Marselus. Persiapan panitia juga mencapai sudah 80 persen. Nanti akan dilaksanakan rapat akhir untuk evaluasi bersama seksi-seksi di panitia. Terkait mana saja yang perlu diperbaiki lagi.

"Saya mengajak masyarakat Sanggau untuk saksikan kegiatan gawai dayak yang dilaksanakan dari tanggal 7 sampai 9 Juli 2026," katanya.

"Mari kita sukseskan agar gawai dayak ini sangat meriah, dan kita ramai-ramai mengucapkan syukur kepada Tuhan atas hasil panen padi maupun kegiatan usaha kita. Kita patut bersyukur melalui kegiatan gawai tahun 2026 yang ke-22," sambung Ketua Panitia Gawai, Marselus Junihardi

Pada gawai ini juga, selain ritual-ritual, dilaksanakan berbagai perlombaan-perlombaan diantaranya adalah lomba tari kreasi dayak, lomba domamangk domia, lomba abang ayong.

Selain itu, lomba menyumpit, lomba lagu daerah, lomba masakan tradisional, lomba menumbuk dan menampik padi, lomba cerita dongeng, lomba pangkak gasing, lomba melukis perisai dan lomba memahat.

Selanjutnya, ada hiburan-hiburan yang dilaksanakan di malam hari disertai dengan stand pameran dan kuliner. (Dit)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda