Sintang post authorKiwi 25 April 2026

Pemkab Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota Sintang ke-664

Photo of Pemkab Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J memimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kota Sintang ke-664

SINTANG, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mematangkan persiapan Peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Tahun 2026 dengan menggelar rapat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Rabu (22/4).

Memimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Tahun 2026, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J menyampaikan bahwa Hari Jadi Kota Sintang ke-664 memiliki makna yang sangat istimewa, karena mengusung tema “Sintang Kota Bersama”, yang mengandung filosofi mendalam sebagai akronim dari Sintang Kota Bersatu, Asri, dan Maju.

“Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu merefleksikan semangat kolektif seluruh lapisan masyarakat. Tema ini bukan sekadar slogan. ‘Sintang Kota Bersama’ adalah seruan untuk kita semua. Bersatu dalam keberagaman, menjaga kota kita tetap asri, dan bersama-sama melompat menuju kemajuan. Ini adalah panggilan bagi setiap warga Sintang, dari anak-anak hingga orang tua, dari pemerintah hingga swasta agar bahu-membahu,” tegasnya.

Yustinus J mengungkapkan, Pemkab Sintang telah menyiapkan tujuh kegiatan utama yang akan menjadi rangkaian semarak perayaan Hari Jadi Kota Sintang ke-664. Ketujuh kegiatan tersebut dirancang untuk mengakomodasi aspek adat istiadat, spiritualitas, kebersamaan sosial, pengembangan ekonomi kreatif, serta hiburan rakyat.

“Saya meminta agar seluruh panitia bisa saling berkoordinasi, supaya seluruh rangkaian acara bisa berjalan lancar dan setiap perangkat daerah segera melaporkan progres kesiapan masing-masing. Saya minta perhatian soal aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama rangkaian kegiatan berlangsung,” pesannya.

Yustinus J berharap masyarakat bisa ikut merasakan bahwa Hari Jadi Kota Sintang ke-664 adalah milik seluruh masyarakat. Setiap kegiatan harus menyentuh langsung kepentingan dan kebahagiaan warga. Tidak ada yang boleh merasa ditinggalkan, karena inilah esensi “Sintang Kota Bersama.” (rls)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda