MELAWI, SP - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, sekolah, dan pelajar turut berpartisipasi dalam memeriahkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia melalui lomba konten lingkungan.
Tidak hanya OPD, sejumlah perwakilan perusahaan perkebunan juga ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Konten lingkungan yang dibuat oleh puluhan peserta mengampanyekan upaya menjaga lingkungan dan alam, kegiatan bersih-bersih di sekitar lingkungan kantor, serta aksi penanaman ribuan bibit pohon yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Forum Pembangunan Berkelanjutan Melawi (FPBM), Forum DAS, serta para pihak seperti Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) yang turut membantu penyediaan bibit.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Melawi, Oslan Junaidi, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut, terutama WWF dan FPBM, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Ke depan, semoga kegiatan ini dapat dikemas lebih menarik. Kami akui persiapannya masih kurang maksimal. Harapannya, para pemenang nantinya bisa mengikuti studi komparatif ke daerah yang memiliki pengelolaan lingkungan yang baik. Terima kasih kepada para pelajar, pemuda, dan instansi yang telah ikut serta. Ini menjadi pengalaman berharga agar ke depan dapat menghasilkan konten yang lebih baik, tentunya diiringi dengan aksi nyata yang juga semakin baik,” katanya.
Oslan juga mengutip pesan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Melawi, Jaya Sutardi, saat apel bersama dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Menurutnya, terdapat pesan mengenai pertobatan ekologis yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Karena kondisi ekologis kita saat ini cukup ekstrem dan kita akan menghadapi musim kemarau. Semoga upaya penguatan ini terus meningkat. Walaupun kondisi keuangan masih menjadi tantangan, tata kelola lingkungan harus terus menjadi lebih baik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua FPBM, Muh Firman, menyampaikan bahwa lomba konten lingkungan yang digagas FPBM pada awalnya hanya mengundang peserta dari kalangan pemuda dan pelajar. Total terdapat 14 peserta yang ikut ambil bagian.
Namun, dalam pertemuan lanjutan bersama Forum DAS, WWF, DLH, dan sejumlah instansi lainnya, lomba tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan OPD untuk mendokumentasikan aksi penanaman pohon serta kegiatan bersih-bersih di lingkungan perkantoran.
“Kami tidak menduga antusiasme peserta begitu luar biasa. Bahkan video yang dibuat secara mendadak menghasilkan karya yang sangat baik. Ada video yang ditonton hingga belasan ribu kali di Instagram,” katanya.
Firman menambahkan, kegiatan tersebut akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang pada momentum yang sama dengan persiapan yang lebih matang.
Menurutnya, kampanye menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik harus terus disuarakan kepada masyarakat.
Kegiatan itu ditutup dengan penyerahan hadiah, plakat, dan piagam kepada para pemenang serta peserta lomba. (eko)