Melawi post author elgiants 23 Juli 2026

Pelayanan 'Sangsot', Warga Seruduk Puskesmas Menukung, Pasien Butuh Penanganan, Petugas Asyik 'Ngerumpi'

Photo of Pelayanan 'Sangsot', Warga Seruduk Puskesmas Menukung, Pasien Butuh Penanganan, Petugas Asyik 'Ngerumpi'

Keluhan seorang warga terkait dugaan lambatnya pelayanan di Puskesmas Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, menjadi sorotan publik setelah video yang merekam peristiwa tersebut viral di media sosial. Rekaman itu memicu berbagai tanggapan masyarakat dan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi.

Video yang pertama kali diunggah melalui akun Facebook Nikonbel itu kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga menyampaikan kekecewaannya karena merasa harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas.

Berdasarkan narasi yang menyertai unggahan, peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (21/7/2026). Warga tersebut mengaku datang ke Puskesmas Menukung sejak sekitar pukul 09.00 WIB untuk berobat dan telah mengambil nomor antrean. Namun hingga beberapa waktu kemudian, ia mengaku belum juga mendapat giliran pelayanan.

Merasa waktu tunggu yang dialaminya terlalu lama, warga tersebut kemudian memasuki salah satu ruangan di puskesmas. Dalam rekaman video tampak beberapa orang yang diduga merupakan petugas kesehatan sedang berada di dalam ruangan.

Pemandangan itu membuat warga tersebut mempertanyakan pelayanan yang diterimanya. Menurutnya, masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan berharap segera mendapatkan penanganan, terlebih bagi pasien yang sedang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.

Video berdurasi singkat tersebut kemudian menyebar dengan cepat dan menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian besar menilai pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama dan meminta agar seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah warganet juga mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum adanya penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Hingga video itu viral, pihak Puskesmas Menukung belum memberikan penjelasan secara langsung terkait dugaan lambatnya pelayanan sebagaimana yang terekam dalam video.

Merespons ramainya perbincangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.

Dalam keterangannya, Pemkab Melawi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Melawi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan terkait peristiwa pelayanan di Puskesmas Menukung yang beredar di media sosial saat ini,” demikian bunyi pernyataan resmi pemerintah.

Pemerintah menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus diberikan secara cepat, ramah, profesional, serta mengutamakan keselamatan pasien. Oleh karena itu, setiap kritik, saran, maupun keluhan masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi telah melakukan penelusuran dengan meminta keterangan dari pihak Puskesmas Menukung dan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi kejadian sehingga setiap keputusan yang diambil didasarkan pada fakta yang lengkap, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemkab Melawi juga menegaskan tidak akan mentoleransi apabila dalam proses penelusuran ditemukan adanya tindakan maupun sikap petugas yang tidak sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.

Pemerintah memastikan akan memberikan pembinaan hingga mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti terdapat pelanggaran. Selain itu, evaluasi terhadap sistem dan prosedur pelayanan juga akan terus dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik.

Pemerintah daerah turut mengajak masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun pengaduan melalui saluran resmi yang telah disediakan. Menurut Pemkab Melawi, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan terus mengalami perbaikan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga dari kecepatan pelayanan, komunikasi yang baik dengan pasien, serta kemampuan membangun kepercayaan masyarakat. Hasil penelusuran yang tengah dilakukan pemerintah diharapkan dapat memberikan kejelasan atas peristiwa tersebut sekaligus menjadi dasar pembenahan agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Melawi semakin profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (din/bob)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda