Melawi post author Kiwi 14 September 2026

Ikhtiar Padamkan Api dan Asap, Satgas Karhutla Mabes TNI dan Warga Melawi Gelar Shalat Istisqa

Photo of Ikhtiar Padamkan Api dan Asap, Satgas Karhutla Mabes TNI dan Warga Melawi Gelar Shalat Istisqa

MELAWI, SP - Perjuangan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, tidak hanya dilakukan melalui pemadaman api.

Di tengah kepungan asap dan ancaman titik api, Satgas Karhutla Mabes TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menggelar Shalat Istisqa serta doa bersama untuk memohon turunnya hujan.

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Bandara Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Shalat Istisqa diikuti langsung oleh Bupati Melawi beserta jajaran pemerintah daerah, personel Satgas Karhutla Mabes TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama, serta ratusan warga Nanga Pinoh.

Satgas Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief. Pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar di tengah upaya penanganan karhutla yang terus dilakukan di lapangan.

Sebelum menggelar doa bersama, personel Satgas telah berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah lokasi terdampak karhutla. Selain pemadaman, satgas juga melakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Suasana khidmat terlihat ketika ratusan warga bersama aparat dan para tokoh agama memanjatkan doa. Mereka berharap hujan segera turun sehingga membantu mengurangi dampak kabut asap sekaligus memudahkan upaya pemadaman titik-titik api.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat dalam menghadapi karhutla di Melawi.
Brigjen TNI Luqman Arief dan jajaran Satgas Karhutla Mabes TNI menegaskan semangat untuk terus melakukan upaya penanganan karhutla. Ikhtiar dilakukan melalui langkah nyata di lapangan sekaligus pendekatan sosial dan spiritual bersama masyarakat.

Bagi warga Melawi, kehadiran aparat dalam kegiatan tersebut juga menjadi dukungan moral di tengah kondisi yang terdampak kabut asap.

Kebersamaan antara aparat dan masyarakat memperlihatkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

Selama potensi kebakaran masih menjadi ancaman, upaya pemadaman, pencegahan, edukasi, serta penguatan sinergi dengan masyarakat akan terus dilakukan. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda