MELAWI, SP - Lagi-lagi kejadian jembatan ambruk terjadi di Kecamatan Tanah Pinoh. Sebuah jembatan gantung yang membentang antara Desa Loka Jaya dan Desa Tanjung Gunung ambruk pada Senin (16/1/2023) siang sekitar pukul 13.24 WIB.
Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Pinoh ini menjadi penghubung antar dua desa. Jembatan ini disebutkan memang sudah dalam kondisi rusak, dimana pondasi jembatan sudah miring beberapa hari sebelumnya
"Jembatan mendadak ambruk ke sungai. Kini sebagian bagian jembatan terendam di Sungai Pinoh," ungkap Ujang, salah seorang warga setempat
Beruntung pada saat kejadian, tidak ada warga yang melintas. Sehingga tidak ada korban jiwa.
Kendati demikian, warga berharap ada penanganan cepat dari pemerintah. Mengingat jembatan tersebut termasuk sungai memiliki peranan penting bagi masyarakat untuk aktifitas sehari hari.
Sampai berita ini dimuat, belum ada konfirmasi dari pejabat kecamatan setempat terkait robohnya jembatan gantung ini. Beberapa pihak yang dikontak termasuk Camat Tanah Pinoh belum dapat dihubungi.
Sejumlah warga Kotabaru, kecamatan Tanah Pinoh pun turut mengomentari ambruknya jembatan gantung tersebut. Handi diantaranya, menilai di wilayah Kotabaru memang sudah tidak layak lagi menggunakan jembatan gantung sebagai penghubung antar wilayah.
“Sudah harus menggunakan jembatan rangka baja karena penduduknya sudah semakin ramai. Lalu lintas kendaraan juga tinggi. Tidak bisa disamakan dengan kondisi masa lalu,” katanya.
Jembatan Sungai Pinoh 2 sendiri diharapkannya bisa segera dituntaskan pada tahun ini. Mengingat pondasi jembatan ini sudah dibangun sejak beberapa tahun lalu. Pemkab Melawi pun telah merencanakan penyelesaian jembatan sungai Pinoh 2 untuk digarap pada 2023 ini. (eko)