Melawi post authorBob 25 Januari 2023

KPU Melawi Lantik 507 PPS, Dedi: Jangan Sampai Diintervensi Pihak Manapun

Photo of KPU Melawi Lantik 507 PPS, Dedi: Jangan Sampai Diintervensi Pihak Manapun Ketua KPU Melawi melantik 507 PPS yang bertugas di 169 desa. Ist

MELAWI, SP - Sebanyak 507 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se Kabupaten Melawi dilantik oleh Ketua KPU Melawi, Selasa (24/1/2023) di Gedung Serbaguna Nanga Pinoh. 507 PPS ini akan bekerja di 169 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

 Ketua KPU Melawi, Dedi Suparjo menerangkan, pelantikan 507 PPS ini merupakan yang perdana dilakukan secara serentak. 507 PPS yang mengikuti proses pelantikan akan membantu pelaksanaan pemilu 2024 di tingkat desa.

“Mereka akan membantu KPU untuk melaksanakan seluruh tahapan pemilu di tingkat desa. Jadi tugas dan kewenangan mereka sesuai PKPU nomor 8 tahun 2022 yakni untuk membentuk petugas pendataan pemilih serta KPPS yang bertugas di TPS,” katanya.

Dedi berharap seluruh PPS yang dilantik bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya. Pahami semua aturan dan regulasi terkait kepemiluan.

“Dan yang utama, tetap jaga netralitas dan integritas dan independent dalam bekerja. Sering-sering membaca pakta integritas. Kita bekerja dengan mempedomani 11 prinsip. Kemandirian yang utama, jangan sampai kita bertugas di intervensi oleh pihak manapun,” katanya.

Bupati Melawi yang diwakili Asisten 1 Setda Melawi, Imansyah menyampaikan sejumlah pesan bagi 507 PPS yang dilantik, diantaranya mari mlaksanakan tugas dan menjalankan fungsi panitia pemungutan suara dengan sebaik-baiknya, terhadap apa yang menjadi amanah sebagai PPS untuk dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab sehingga tercipta pemilihan umum yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Dalam menyelenggarakan pemilu, bapak dan ibu sebagai penyelenggara pemilu harus melaksanakan pemilu berdasarkan pada asas dan prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional, akuntabel, efektif, dan efisien,” katanya.

Berikutnya, lanjut Imansyah, agar PPS bisa menjaga integritas dan netralitas dari bapak ibu sekalian. sebagai penyelenggara pemilu, integritas dan netralitas merupakan hal yang harus benar-benar dilaksanakan.

"Jangan sampai memihak kepada salah satu calon atau kepada salah satu peserta pemilu. semua peserta pemilu, dan atau peserta pemilu harus diperlakukan sama dan dilayani secara adil. karena ketidaknetralan merupakan awal dari adanya kecurangan-kecurangan dalam Pemilu," katanya. (eko)

 

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda