PONTIANAK,SP – Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2026 memasuki hari ketiga, Rabu (4/11/2026). Sejumlah cabor terus menggelar pertandingan di berbagai venue yang telah disiapkan panitia.
Sambo dan Bola Tangan menjadi dua cabor yang mulai memanaskan persaingan pada hari ini.
Cabor Sambo dilaksanakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kalbar. Sambo sendiri merupakan seni bela diri dan sistem pertahanan diri modern yang berasal dari Rusia.
Sementara itu, cabor Bola Tangan digelar oleh Pengprov Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kalbar. Kedua cabor tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 November 2026.
Pertandingan Sambo dipusatkan di GOR Terpadu Pontianak, sedangkan Bola Tangan berlangsung di GOR Pangsuma Pontianak.
Kehadiran dua cabor tersebut menambah semarak persaingan antarkontingen kabupaten/kota dalam ajang olahraga terbesar di Kalbar ini. Para atlet akan berupaya memberikan penampilan terbaik demi meraih medali sekaligus mengharumkan daerah masing-masing.
Sementara itu, cabor Triathlon telah lebih dahulu menuntaskan seluruh rangkaian perlombaannya pada Selasa (3/11/2026). Cabor yang mempertandingkan nomor Aquathlon dan Duathlon tersebut menjadi salah satu yang pertama menyelesaikan seluruh agenda pertandingan dalam Porprov XIV Kalbar 2026.
Sebelumnya, nomor Aquathlon digelar pada Senin (2/11/2026) di Kolam Renang Oevang Oeray, Kompleks Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak. Sehari kemudian, giliran nomor Duathlon yang dilaksanakan di ruas jalan sekitar Kompleks Stadion SSA.
Dengan selesainya seluruh nomor Triathlon, persaingan medali pada cabor tersebut telah menghasilkan 12 medali yang diperebutkan atlet dari empat kabupaten/kota. Pontianak memimpin perolehan emas dengan dua medali emas, disusul Kubu Raya dan Ketapang yang masing-masing mengoleksi satu emas. Sementara itu, Mempawah juga berhasil membawa pulang medali dari arena Triathlon.
Di sisi lain, pelaksanaan Porprov XIV Kalbar 2026 juga telah diawali dengan penguatan komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat. Hal tersebut tercermin dalam hasil Chief de Mission (CDM) Meeting yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh PB Porprov, Disporapar Kalbar, KONI Kalbar, serta perwakilan KONI dari 14 kabupaten/kota.
Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pihak berkomitmen menjadikan Porprov sebagai ajang perekat persatuan, sekaligus ruang meraih prestasi melalui kompetisi yang sportif dan jujur. Semangat persaudaraan antarkontingen juga menjadi salah satu poin penting yang ditekankan dalam kesepakatan bersama itu.
Selain itu, seluruh peserta dan penyelenggara sepakat mematuhi regulasi keabsahan atlet, menjaga ketertiban dan keamanan, serta mendukung penyediaan fasilitas terbaik bagi kelancaran pertandingan. Komitmen terhadap olahraga bersih juga ditegaskan melalui penolakan terhadap doping dan upaya menjaga Porprov agar terbebas dari kepentingan politik praktis.
Kesepakatan tersebut menjadi pengingat bahwa Porprov bukan semata-mata tentang perolehan medali dan persaingan antardaerah. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi ruang mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi kehormatan daerah, serta melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi pada level lebih tinggi.
Dengan 53 cabang olahraga yang dipertandingkan, rangkaian Porprov XIV Kalbar 2026 akan terus berlangsung di sejumlah venue sesuai jadwal masing-masing cabor. Persaingan di arena diharapkan berjalan tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas sebagaimana komitmen yang telah disepakati seluruh kontingen. (*)