PONTIANAK, SP — Unggahan di media sosial yang menuding anggota DPRD Kalimantan Barat dari Partai NasDem, Hery Kurdi, terlibat narkoba dan pencucian uang viral di Pontianak.
Unggahan tersebut berasal dari akun Instagram @estevanisellawijaya. Dalam video yang beredar, akun tersebut menampilkan sosok Hery Kurdi bersama gambar tumpukan uang dan melontarkan sejumlah tudingan, termasuk menyebut Hery sebagai “bos narkoba” serta menuduh adanya perselingkuhan, perempuan simpanan, hingga pencucian uang.
Seolah memiliki bukti yang kuat, pemilik akun tersebut bahkan meminta agar Hery dicopot dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kalbar.
Merasa dituding dan difitnah, Hery Kurdi membawa persoalan tersebut ke ranah hukum dengan melapor ke Subdit Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Kalbar.
“Lagi (berada) di Cyber Crime Polda,” tulis Hery saat dihubungi Suara Pemred untuk meminta klarifikasi terkait tudingan terhadap dirinya melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (9/9).
Hery menekankan bahwa untuk saat ini dirinya belum dapat memberikan klarifikasi mengenai tudingan dari pemilik akun Instagram @estevanisellawijaya yang dinilainya telah menyebarkan fitnah terhadap dirinya.
“Ndak (tidak) perlu dulu buat klarifikasi. Tangkap dulu pelaku, baru umumkan ke publik tukang fitnah ini,” tegas Hery.
Hery meyakini kepolisian dalam waktu dekat akan mengungkap pelaku. Ia berjanji, apabila pelaku ditemukan, dirinya baru akan memberikan pernyataan kepada masyarakat terkait apa yang sebenarnya terjadi.
“Nanti jak (saja), biar selesaikan dulu. Pelaku sudah terdeteksi. Kalau sudah ketangkap, baru saya buat statement,” tulis Hery.
Siapa Hery Kurdi?
Hery Kurdi saat ini merupakan anggota DPRD Kalbar periode 2024–2029 dari Partai NasDem. Berdasarkan keputusan KPU Kalbar, ia terpilih dari Dapil Kalbar 1 atau Kota Pontianak dengan perolehan 20.124 suara sah.
Sebelum duduk di DPRD Kalbar, Hery merupakan anggota DPRD Kota Pontianak periode 2019–2024 dari Partai NasDem. Ia terpilih dari Dapil Pontianak 5 yang mencakup Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara dengan perolehan 3.232 suara.
Pelantikan Hery sebagai anggota DPRD Kalbar periode 2024–2029 dilakukan bersama 64 anggota lainnya pada 30 September 2024.
NasDem Angkat Suara
Sekretaris DPW Partai NasDem, Michael Yan Sriwidodo, menilai tudingan terhadap kader NasDem, Hery Kurdi, yang viral di media sosial merupakan tudingan personal.
“Ini hanya satu orang, sepertinya dendam pribadi,” kata Michael Yan kepada Suara Pemred saat dihubungi, Rabu (9/9).
Pernyataan tersebut disampaikannya setelah melihat langsung unggahan dari akun Instagram @estevanisellawijaya serta akun media sosial lain yang mengunggah ulang konten tersebut.
Meski begitu, menurut Michael, berdasarkan aturan, Partai NasDem akan memanggil Hery Kurdi secara resmi untuk dimintai penjelasan terkait tudingan terhadap dirinya yang telah viral dan menjadi konsumsi masyarakat luas.
“Iya, bisa saja nanti partai akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” jelas Michael Yan.
Digadang Calon Wali Kota Pontianak
Sebagai wakil rakyat, nama Hery Kurdi cukup dikenal masyarakat, khususnya di Pontianak dan daerah pemilihannya.
Perolehan suara yang didapat Hery Kurdi pada Pemilu Legislatif 2024 juga cukup signifikan.
Bahkan, nama Hery Kurdi saat ini disebut-sebut akan maju sebagai calon Wali Kota Pontianak pada pemilu mendatang.
Salah seorang warga Pontianak, Indra, mengatakan saat ini banyak masyarakat menyebut Hery sebagai sosok yang akan maju dalam Pilkada Pontianak dan bertarung dengan calon lainnya.
“Sudah lama, Bang. Nama Bang Hery ini disebut-sebut akan menggantikan sosok Pak Edi Kamtono. Orang juga tahu Bang Hery ini logistiknya kuat untuk maju di Pilkada,” kata Indra, yang berprofesi sebagai pengusaha, saat ditemui di salah satu kafe di Jalan Gajah Mada, Rabu (9/9).
Pernyataan Indra mengenai kemampuan logistik Hery, menurutnya, cukup beralasan. Pasalnya, masyarakat kerap melihat sosok Hery Kurdi melintasi jalanan protokol menggunakan mobil mewah.
“Abang lihatlah mobil yang biasa dipakai dia, Bang. Harganya mungkin sampai Rp3 atau Rp4 miliar. Jadi, kalau bicara logistik untuk maju Pilkada, pasti ada lah, Bang Hery,” ungkap Indra.
Berdasarkan penelusuran Suara Pemred, mobil mewah yang kerap digunakan Hery Kurdi merupakan mobil Mclaren seri s570 dengan kisaran harga mencapai 4-6 miliar untuk unit bekasnya
McLaren seri ini adalah mobil supercar buatan pabrikan Inggris yang masuk dalam kategori Super Series.
Warga Pontianak lainnya, Sholihin, juga mengatakan bahwa nama Hery Kurdi memang telah lama disebut sebagai calon Wali Kota Pontianak berikutnya untuk menggantikan Edi Kamtono.
“Sudah lama, Bang. Dia (Hery Kurdi) disebut akan maju di Pilkada Pontianak nanti. Bahkan, dulu juga sempat disebut akan ikut Pilkada 2024 lalu, tapi tidak tahu, tiba-tiba tidak jadi,” ujar Sholihin, yang sehari-hari berprofesi sebagai karyawan swasta di perusahaan percetakan.
Sholihin juga yakin secara finansial, Hery Kurdi mampu untuk maju di Pilkada Pontianak, meski begitu ia pun bertanya-tanya, dari mana asal finansial keuangan yang dimiliki Hery Kurdi.
“Saya pun sering bertanya ke kawan-kawan dari mana uang Bg Hery tuh, bisnis apa sebenarnya dia, tapi jawaban orang-orang aneh-aneh, bang. Bingung saya jadinya,” pungkas pria berperawakan kurus dan berkulit gelap ini. (jee)