Ponticity post author Kiwi 10 September 2026

DAD Pontianak Dukung Norjemah Pihtar UNTAN, Inovasi Penerjemah Bahasa Dayak Serawai Ambalau

Photo of DAD Pontianak Dukung Norjemah Pihtar UNTAN, Inovasi Penerjemah Bahasa Dayak Serawai Ambalau

PONTIANAK, SP - Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Barat melalui DAD Kota Pontianak memberikan dukungan terhadap pengembangan Norjemah Pihtar, inovasi mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) berupa alat penerjemah suara dua arah Bahasa Dayak Serawai Ambalau dan Bahasa Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil I DAD Kota Pontianak, Alexandra Djaoeng, S.H., dalam audiensi bersama Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Norjemah Pihtar, Rabu, 9 September 2026.

Norjemah Pihtar dikembangkan sebagai perangkat penerjemah suara yang dapat bekerja secara real-time dan offline. Inovasi ini diharapkan dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana komunikasi sekaligus mendukung upaya pelestarian bahasa daerah.

Alexandra mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa UNTAN tersebut. Menurutnya, DAD Kota Pontianak terbuka memberikan dukungan terhadap mahasiswa yang menghadirkan teknologi untuk kepentingan bahasa dan kebudayaan Dayak.

“Alat ini sangat bagus. Kami dari Dewan Adat Dayak Pontianak sangat mendukung penuh atas pengembangan inovasi ini. Apa pun itu pasti kami dukung untuk tim yang menciptakan dan mengembangkan alat ini. Intinya nanti informasikan ke DAD kita,” ujar Alexandra.

Ia menilai Norjemah Pihtar memiliki relevansi dengan kondisi Bahasa Dayak Serawai Ambalau yang menurutnya relatif sulit dipahami oleh masyarakat di luar penuturnya.

“Bahasa Dayak Serawai Ambalau ini termasuk bahasa Dayak yang memang agak sulit, jadi sangat relevan dengan inovasi yang kalian kembangkan ini. Luar biasa ini, saya kasih jempol,” katanya.

Alexandra berharap pengembangan teknologi penerjemah bahasa tidak berhenti pada Bahasa Dayak Serawai Ambalau. Menurutnya, inovasi serupa dapat dikembangkan untuk berbagai bahasa daerah lain yang menghadapi tantangan dalam penggunaan dan pewarisannya.

“Harapan kita memang agar ada penerjemah digital yang bisa menerjemahkan bahasa-bahasa daerah yang terbilang cukup sulit dipahami,” ujar Alexandra.

Berpeluang Dipamerkan di Gawai Dayak

Dukungan DAD Kota Pontianak juga membuka peluang bagi Norjemah Pihtar untuk diperkenalkan dalam berbagai kegiatan kebudayaan Dayak. Alexandra bahkan menyebut inovasi tersebut berpotensi dipamerkan dalam kegiatan Gawai Dayak.

Menurutnya, Norjemah Pihtar merupakan contoh karya mahasiswa yang memadukan perkembangan teknologi dengan kepentingan komunikasi serta pelestarian bahasa dan budaya daerah.

“Saya juga bisa nanti kalau ada Gawai Dayak ini akan saya buat pameran di sana. Nanti disampaikan bahwa ini adalah hasil mahasiswa kita yang membuat alat penerjemah digital, tujuannya untuk pengembangan budaya, alat komunikasi di daerah, dan pelestarian bahasa dan budaya juga,” katanya.

Norjemah Pihtar dikembangkan oleh Muhammad Zulkifli selaku ketua tim bersama Daffa Naufal A’bari, Tarisa Arselia, dan Selsa, di bawah bimbingan Khairul Hafidh, S.T., M.Kom.

Inovasi tersebut memperoleh pendanaan dari Belmawa Kementerian Sains dan Teknologi (Kemensaintek) melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) Tahun 2026.

Alexandra menegaskan, DAD Kota Pontianak siap membuka ruang komunikasi dengan tim Norjemah Pihtar untuk membahas kemungkinan dukungan lanjutan. Setelah perangkat selesai dikembangkan, tim juga didorong untuk menyampaikan perkembangan inovasi tersebut dan bersama-sama menjajaki dukungan dari berbagai pihak.

“Ini kami dukung dari DAD. Apa yang bisa kami bantu nanti sampaikan saja. Apabila setelah alat ini selesai dibuat, nanti kita sama-sama bawa alat ini ke pihak mana pun untuk meminta dukungan,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar tim terus percaya diri dalam mengembangkan karya tersebut.

“Intinya DAD dukung penuh karena temuan baru seperti ini sangat mahal. Intinya semangatlah, jangan minder dan jangan mikir yang tidak-tidak untuk ke depannya. Intinya nanti setelah kalian selesaikan dan selesai presentasi, update saja ke kami dan kita tentukan langkah berikutnya,” katanya. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda