Ponticity post author elgiants 09 September 2026

Pertamina Tambah 46 Armada, Jaga Distribusi BBM Tetap Lancar ke Pelosok Kalbar

Photo of Pertamina Tambah 46 Armada, Jaga Distribusi BBM Tetap Lancar ke Pelosok Kalbar DISTRIBUSI BBM - Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi BBM di Kalbar dengan 46 armada spot charter, suplai alternatif Tayan, rest area, dan tambahan personel.

PONTIANAK, SP - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan terus memperkuat keandalan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Barat (Kalbar). Langkah ini dilakukan melalui penambahan armada mobil tangki, pengoperasian suplai poin tambahan, hingga penguatan personel untuk memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Penguatan operasional tersebut salah satunya dilakukan dari Integrated Terminal (IT) Pontianak. Selain mengandalkan mobil tangki reguler, Pertamina menambah armada melalui skema spot charter untuk memperkuat pengiriman BBM ke sejumlah wilayah di Kalbar.

Terbaru, sebanyak lima unit mobil tangki didatangkan dari Pulau Jawa dan empat unit dari Kalimantan Selatan. Dengan tambahan tersebut, total armada spot charter yang mendukung distribusi BBM di Kalbar kini mencapai 46 unit.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan penambahan armada merupakan langkah cepat perusahaan dalam menyesuaikan kebutuhan distribusi di lapangan.

“Penguatan armada terus kami lakukan menyesuaikan kebutuhan operasional di lapangan. Dengan tambahan armada spot charter ini, kapasitas distribusi menjadi semakin kuat, khususnya untuk mendukung pengiriman ke wilayah dengan jarak tempuh panjang, sehingga penyaluran BBM kepada lembaga penyalur dapat berjalan lebih optimal, lancar, dan merata,” ujar Edi kemarin.

Menurutnya, penguatan distribusi tidak hanya dilakukan melalui penambahan mobil tangki. Pertamina juga menerapkan pola penyaluran darurat dengan pemenuhan suplai melalui IT Pontianak.

Pola tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan distribusi BBM dari Pontianak menuju Sintang, Sanggau, maupun wilayah lainnya di Kalimantan Barat.

Untuk meningkatkan fleksibilitas penyaluran, Pertamina juga mengimplementasikan fasilitas suplai poin tambahan yang bersifat sementara di Tayan, Kabupaten Sanggau.

Fasilitas tersebut menggunakan teknis direct loading, yakni BBM dari kapal tanker dimuat langsung ke mobil tangki di dermaga wilayah Tayan. Pola ini menjadi alternatif suplai untuk mempercepat distribusi BBM menuju lembaga penyalur di Sanggau dan wilayah sekitarnya.

“Implementasi direct loading di Tayan memberikan alternatif pola suplai yang lebih efektif. Penguatan ini membantu memperpendek jalur distribusi sekaligus meningkatkan fleksibilitas pengiriman sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Edi.

Di tengah penguatan distribusi, Pertamina juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan para Awak Mobil Tangki (AMT).

Tiga lokasi rest area disiapkan khusus bagi mobil tangki dan AMT. Fasilitas tersebut menjadi tempat beristirahat bagi awak kendaraan, terutama karena distribusi BBM dari IT Pontianak menuju sejumlah lembaga penyalur membutuhkan perjalanan dengan jarak tempuh cukup panjang.

Pertamina juga menambah personel pendukung di IT Pontianak dan menyiapkan AMT cadangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus mengantisipasi kelelahan kerja atau fatigue yang dapat meningkatkan risiko dalam perjalanan.

“Penambahan armada, penyediaan suplai poin tambahan sementara di Tayan, penyediaan rest area, serta penguatan personel merupakan langkah terpadu untuk menjaga keandalan distribusi energi di Kalimantan Barat. Kami terus memantau pelaksanaannya agar penyaluran kepada masyarakat berjalan aman dan optimal,” tutup Edi.

Seluruh proses distribusi BBM, lanjut Pertamina, tetap dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, kesehatan kerja, serta perlindungan lingkungan.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun menemukan kendala terkait produk dan pelayanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda