Ponticity post author Kiwi 21 Agustus 2026

Gelar Magang Sekolah Berdampakm Mahasiswa S1 FKIP Untan Laksanakan Pengabdian di MAN 1 Pontianak Hingga 11 Desember 2026

Photo of Gelar Magang Sekolah Berdampakm Mahasiswa S1 FKIP Untan Laksanakan Pengabdian di MAN 1 Pontianak Hingga 11 Desember 2026

PONTIANAK, SP - 11 mahasiswa Program S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan) melaksanakan Magang Sekolah Berdampak (MSB) di MAN 1 Pontianak.

Kegiatan diawali dengan serah terima mahasiswa magang yang berlangsung di ruang kelas lantai 2 MAN 1 Pontianak, Jalan Haruna Pontianak.

Kedatangan para mahasiswa tersebut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fitra, yang secara langsung menyerahkan 11 mahasiswa kepada pihak MAN 1 Pontianak untuk mengikuti rangkaian kegiatan magang di lingkungan madrasah.

Para mahasiswa berasal dari sembilan program studi, yakni Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa Inggris, Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Biologi, serta Pendidikan Seni.

Rombongan mahasiswa magang disambut langsung oleh pimpinan MAN 1 Pontianak yang terdiri atas Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ., S.Ag., M.Pd.I., para wakil kepala madrasah, serta guru pamong yang nantinya akan mendampingi mahasiswa selama melaksanakan kegiatan MSB.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ., menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada FKIP Untan yang telah mempercayakan MAN 1 Pontianak sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Magang Sekolah Berdampak.

Ia menjelaskan bahwa MAN 1 Pontianak merupakan madrasah dengan dinamika pendidikan yang cukup kompleks. Saat ini, madrasah memiliki sekitar 1.000 siswa, 29 rombongan belajar, serta 25 kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik.

“Mahasiswa yang melaksanakan magang di sini tidak hanya akan melihat proses pembelajaran di dalam kelas. Mereka juga akan mendapatkan pengalaman bagaimana mengelola peserta didik dengan berbagai karakter, mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler, membangun budaya madrasah, serta menghadapi dinamika pendidikan secara langsung,” ujar Sholihin.

Pada kesempatan tersebut, Sholihin juga memaparkan sejumlah prestasi yang telah diraih MAN 1 Pontianak, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, dan seluruh warga madrasah.

Ia berharap kehadiran mahasiswa FKIP Untan dapat memberikan warna positif sekaligus membawa semangat baru dalam proses pendidikan di MAN 1 Pontianak.

“Magang ini jangan hanya dipandang sebagai kewajiban akademik untuk memenuhi SKS. Jadikan MAN 1 Pontianak sebagai laboratorium pendidikan. Amati, pelajari, terlibat, dan berikan kontribusi. Mudah-mudahan setelah selesai magang, ada sesuatu yang bisa ditinggalkan dan memberi dampak positif bagi madrasah,” pesannya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Fitra, menyampaikan terima kasih kepada pihak MAN 1 Pontianak yang telah menerima dan memberikan ruang belajar bagi mahasiswa FKIP Untan.

Ia berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika sebagai calon pendidik, serta memanfaatkan kesempatan magang untuk memperkaya pengalaman profesional.

Kegiatan serah terima tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat. Para mahasiswa kemudian diperkenalkan kepada guru pamong serta mendapatkan gambaran awal mengenai lingkungan, tata kelola, dan kegiatan pendidikan di MAN 1 Pontianak.

Melalui program Magang Sekolah Berdampak, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktik kependidikan, tetapi juga mampu membangun kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan.

Kehadiran 11 mahasiswa dari sembilan program studi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi FKIP Untan dan MAN 1 Pontianak dalam menyiapkan calon guru yang profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap kebutuhan nyata dunia pendidikan. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda