MELAWI, SP – Mustapa, warga Kabupaten Melawi, resmi melaporkan seorang pria berinisial ADR ke Polres Melawi, Selasa (7/7). Laporan tersebut dibuat karena mobil miliknya yang disewa ADR tak kunjung dikembalikan.
Mustapa menuturkan, awalnya ADR meminjam sekaligus menyewa mobil miliknya dengan alasan untuk keperluan pekerjaan selama beberapa hari. Karena sudah saling mengenal dan ADR kerap berkunjung ke rumahnya, Mustapa mengaku tidak menaruh rasa curiga.
"Saya kenal dengan ADR karena dia sering datang ke rumah, jadi saya tidak menaruh curiga pada awalnya. Ditambah lagi, ADR juga masih satu kecamatan dengan saya di Pinoh Utara, hanya berbeda desa," ujar Mustapa.
Namun, setelah hampir sepekan berlalu, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan. Saat dihubungi, ADR beberapa kali menyampaikan alasan bahwa masa sewa kendaraan diperpanjang.
Merasa ada yang tidak beres, Mustapa kemudian berusaha mencari keberadaan ADR secara langsung. Saat berhasil bertemu, ADR mengaku bahwa mobil yang disewanya telah dipakai oleh temannya.
Pengakuan tersebut membuat Mustapa menduga kendaraan miliknya telah digadaikan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan maupun persetujuannya.
Mustapa mengatakan dirinya telah beberapa kali memberikan kesempatan kepada ADR untuk bertanggung jawab dan segera mengembalikan mobil tersebut. Namun, hingga akhirnya memilih menempuh jalur hukum, kendaraan itu belum juga dikembalikan.
"Bukti percakapan, rekaman suara, dan lainnya saya simpan. Ada juga pengakuan ADR terkait persoalan ini," bebernya.
Melalui laporan yang telah dibuat di Polres Melawi, Mustapa berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut kasus tersebut dan membantu mengembalikan kendaraan miliknya.
Ia juga menduga modus penyewaan kendaraan yang kemudian diduga berujung pada penggadaian kepada pihak lain bukan merupakan tindakan yang berdiri sendiri. Karena itu, ia berharap kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut apabila ditemukan dugaan keterlibatan pihak lain.
Selain berharap kasus tersebut segera memperoleh kepastian hukum, Mustapa mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyewakan kendaraan kepada siapa pun.
"Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya saat menyewakan kendaraan karena dikhawatirkan justru digadaikan kepada orang lain," pungkasnya. (eko)